Rumus dan Cara Menghitung Laba Bersih, Mudah Banget Lho!

RiauOnline.id, Menghitung Laba Bersih — Dalam semua kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi dan bisnis pasti semuanya akan mengharapkan mendapatkan keuntungan atau laba.

Laba sendiri masih dibagi menjadi beberapa jenis dimana salah satunya sering disebut laba bersih.

Untuk cara menghitung laba bersih dengan yang lain pun tidaklah sama.

Perlu beberapa komponen yang harus dipadukan dalam proses pengurangan dan penambahan untuk menemukan laba bersih.

Laba bersih merupakan sejenis keuntungan ataupun laba yang didapatkan setelah dilakukan pengurangan terhadap pajak.

Intinya pemakaian istilah ini untuk memperjelas asal-usulnya.

Cara Menghitung Laba Bersih Beserta Komponen-Komponennya

1. Tahapan dalam menghitung laba bersih

Seperti pada perhitungan lainya yang tentu ada tahapan di dalamnya. Untuk cara menghitung laba bersih ada beberapa langkah yang mesti dilakukan dengan baik dan benar. Seperti halnya berikut ini.

  • Mencari laba kotor
UPDATE TERBARU:   Cara Menghitung Pajak Penghasilan Sendiri Di Rumah, Lebih Mudah Dan Efisien!

Langkah awal dalam mencari laba bersih adalah menemukan laba kotor terlebih dahulu. Pada dasarnya nilai dari laba kotor ini didapatkan dengan mengurangi antara hasil penjualan dengan seluruh biaya yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan atau mendapatkan produk.

Secara garis besar laba kotor ini merupakan selisih diantara penjualan dengan biaya yang dibutuhkan untuk memperoleh atau menciptakan suatu produk berupa barang/jasa. Rumusnya ialah Laba Kotor = Penjualan Bersih – HPP ( Harga Pokok Penjualan)

Baca juga : Cara Menghitung Standart Deviasi di Excel Bagi Pemula

  • Menghitung laba bersih

Langkah selanjutnya ialah cara menghitung laba bersih. Laba bersih didapatkan dari laba kotor yang dikurangkan dengan semua biaya yang sudah dikeluarkan.

Biaya ini dibagi menjadi 2 lagi yakni non operasional dan operasional.

Setelah itu masih harus ditambah dengan pendapatan yang diperoleh dari kegiatan non operasional.

Dengan catatan biaya tersebut memang tertera dalam laporannya. Contohnya seperti pendapatan hasil dari penjialan aktiva tetap perusahaan ataupun pendapatan bunga.

UPDATE TERBARU:   Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi, Kita Harus Tahu Lho!

Sedangkan untuk biaya non operasional itu seperti biaya penuyusutan, pamasaran dan administrasi.

Kemudian pada non operasional itu berupa beban atau biaya buanga serta pajak.

2. Elemen-elemen pembentuk laba

Memahami cara menghitung laba bersih tidak hanya berupa rumus saja yang harus dimengerti.

Melainkan juga elemen-elemen pembentuknya, karena ini akan menjadi kunci keberhasilan dari perhitungan yang sudah Anda lakukan.

Perlu diketahui dalam menghitung laba bersih ini konsep dasar yang dipakai memanglah laba kotor yang dikurangi dengan beban atau biaya usaha.

Namun untuk menentukan nilai tersebut masih ada elemen-elemen lain yang menunjangnya

Seperti laba HPP dan pendapatan lainnya.

Perlu diingat bahwa penjualan yang digunakan adalah bersih. Untuk mengetahui nilai dari penjualan bersih Anda harus mengurangi penjualan kotor dengan biaya penjualan, potongan penjualan serta beban angkut.

Beban usaha merupakan biaya yang dipakai untuk keperluan perusahaan bisa berupa operasional maupun non operasional.

UPDATE TERBARU:   Cara Menghitung PPN dengan Mudah

Biaya operasional adalah semua biya yang dikeluarkan untuk akitivitas maupun pekerjaan yang berhubungan dengan perusahaan.

Sedangkan biaya non operasional adalah sebaliknya, jadi kegiatan yang didanai memang tidak ada kaitannya dengan perusahaan.

Selanjutnya pada pendapatan lainnya jika tercantum juga bisa ditambahkan. Seperti pendapatan bunga maupun penjualan aset.

Terakhir elemen pemebntuk laba yakni Harga Pokok Penjualan atau HPP yang didapatkan dari semua biaya yang telah dikeluarkan untuk memproduksi barang maupun jasa.

Setiap perusahaan baik besar maupun menengah pasti melakukan cara menghitung laba bersih untuk mengetahui keuntungan di setiap tahunnya.

Laporan keuangan menjadi patokan utama yang akan dipakai untuk menemukan jumlah laba bersih suatu perusahaan.

Penutup

Demikianlah beberapa pembahasan seputar Cara Menghitung Laba Bersih Beserta Komponen-Komponennya.

Kamu perlu memahami beberapa langkah yang ada didalamnya untuk bisa dengan mudah menghitungnya.

Hal ini penting lho!

Semoga beberapa penjelasan yang sudah admin paparkan tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua.

Selamat Mencoba ya!

Tinggalkan komentar