Daftar Isi
Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksi menguat pada perdagangan Jumat, 30 Oktober. Peluang pembalikan arah atau *rebound* terbuka setelah pergerakan indeks sebelumnya membentuk pola tertentu.
Proyeksi Analis MNC Sekuritas
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang mengalami *rebound* jangka pendek setelah ditutup di atas level Fibonacci *retracement* 50 persen dengan membentuk pola *candle hammer*. Namun, koreksi masih berpotensi berlanjut sebelum indeks kembali menguat, seperti dilaporkan CNN Indonesia.
Pola koreksi IHSG masih dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target *retest* ideal, kecuali indeks menguat signifikan menembus 5.418, ujar Herditya dalam riset hariannya. Ia memproyeksikan IHSG bergerak di rentang *support* 5.012, 4.915 dan *resistance* 5.328, 5.460 pada hari ini serta merekomendasikan saham BBNI, INDY, ISAT, dan PSAB.
Pandangan Analis Binaartha Sekuritas
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi setelah menembus level *support* Fibonacci 5.116. Kendati demikian, peluang *rebound* tetap terbuka selama tekanan jual tidak semakin dalam hingga menembus 4.972.
Meski koreksi berlanjut di bawah 5.116, IHSG berpeluang *rebound* untuk melanjutkan *wave iv* ke atas selama tidak menembus 4.972, ujar Ivan. Ia memprediksi IHSG bergerak di level *support* 4.972, 4.895, dan 4.767, serta *resistance* 5.418, 5.561, 5.716, dan 5.936 pada hari ini dengan rekomendasi saham ADRO, ANTM, ASII, BBRI, dan PGEO.
Kinerja Perdagangan Sebelumnya
IHSG ditutup di level 5.098 pada perdagangan Kamis sore, 29 Oktober. Indeks saham melemah 184,25 poin atau minus 3,49 persen dari perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,23 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,22 miliar saham. Pada penutupan perdagangan kemarin, tercatat sebanyak 98 saham menguat, 624 saham terkoreksi, dan 70 saham stagnan.







