Cara Setting Tunning Graphic Equalizer Untuk Music Live

Riauonline.id, Tips dan Trik — Cara Setting Tunning Graphic Equalizer Untuk Music Live tidak terlalu sulit dan bisa di artikan sebagai Penyeimbang suara.

Yang biasa digunakan dalam audio pro untuk mengubah keseimbangan kenyaringan rentang frekuensi.

Dimana kalian bisa melakukan setting untuk menambah bass, mengurangi bass, menambah treble, dll.

Graphic Equalizer bisa di artikan sebagai Penyeimbang suara yang biasa digunakan dalam audio pro.

Adapun fungsinya adalah untuk mengubah keseimbangan kenyaringan rentang frekuensi.

Perangkat Graphic Equalizer biasanya banyak digunakan dalam siaran langsung atau dalam studio rekaman.

Adapun fungsi dari Graphic Equalizer adalah mengatur frekuensi.

Dimana frekuensi rendah dapat dibuat lebih keras atau lebih lembut.

Begitu pun frekuensi tinggi dan frekuensi menengah dapat dibuat lebih keras atau lebih lembut.

Dan tentunya kalian bisa setting untuk menambah bass, mengurangi bass, menambah treble, dll.

Nah sebelum kita membahas tentang Cara Setting Tunning Graphic Equalizer Untuk Music Live.

Sebaiknya kita mengenal dulu tentang seputar Graphic Equalizer dan macam-macam kegunaan nya.

Mengenal Graphic Equalizer

Ekualiser adalah perangkat audio prosesor dalam unit sound sistem yang kalian miliki.

Biasanya juga bisa di artikan sebagai filter untuk perangkat lunak atau perangkat keras yang diperuntukkan sebagai alat yang bisa menyesuaikan kenyaringan frekuensi tertentu.

Graphic Equalizer atau biasanya lebih dikenal sebagai EQ digunakan untuk mengubah respons frekuensi, atau dengan kata lain nada dari suara, lagu, atau instrumen.

Equalizer tentunya bisa menyeimbangkan perlengkapan audio kalian. Pastikan kalian setting equalizer sebelum merekam atau menampilkan sesuatu.

Frekuensi tertentu yang biasanya akan terdengar lebih keras daripada yang lain di telinga.

UPDATE TERBARU:   Cara Setting Psiphon Pro Indosat

Namun Jangkauan frekuensi yang bisa di terima manusia hanyalah sekitar 20-20.000 Hz, dimana semakin mendekati batas frekuensi maka suara akan terdengar lebih lembut.

Ada banyak jenis equalizer salah satunya adalah Graphic Equalizer yang saat ini kita bahas saat ini.

Fungsi Graphic Equalizer lebih spesifik sehingga sering dipakai untuk rekaman, live music, radio siaran, dsb.

Selain itu penggunaan nya lebih mudah seperti paling praktis adalah 5 bands, sampai dengan yang paling spesifik 31 bands.

Secara visual juga lebih mudah untuk mengetahui berapa level tunning yang di hasilkan.

Cara Setting Tunning Graphic Equalizer Untuk Music Live

Perangkat Graphic Equalizer saat ini sangat banyak di gunakan. Apalagi untuk kalian yang sering menggunakan perangkat audio prosesor dalam unit sound sistem.

Buat kalian yang kerjaannya sebagai sound organizear atau penyanyi pastinya sdah tidak asing lagi ya dengan Graphic Equalizer.

Untuk kalian yang mau manggung di acara kondangan atau music live di cafee biasanya akan menggunakan Graphic Equalizer untuk mengatur bunyi sound sistem supaya enak di dengar.

Adapun kegunaan dari Graphic Equalizer untuk live music adalah sebagai “mixer”.

Yaitu untuk mencampur berbagai unsur penghasil nadda atau intrumen atau alat musik.

Nah biasanya signal listrik yang di hasilkan dari proses “mixer” ini akan menghasilkan bunyi yyang masih flat di karnakan frekuensi nya yang masih belum rata atau belum sperti yang kita harapkan.

Maka disinilah Graphic Equalizer akan memainkan fungsi nya ntuk menyeimbangkan hasil proses “mixer” yang membuat audio yang di hasilkan atau output ke speakernya lebih jernih .

Sebelum masuk ke menu setting mungkin kalian harus mengetahui beberapa jenis alat musik yang mengeluarkan suara di rentang frekwensi tertentu seperti berikut ini :

  • Gitar bass => masuk klasifikasi Bass di rentang frekwensi 60Hz-200Hz.
  • Kick drum=> masuk klasifikasi lower mids di rentang frekwensi 200Hz-600Hz.
  • Gitar Akustic/Electric/Vocal => masuk klasifikasi lower mids di rentang frekwensi 600Hz-3kHz hingga mid hi 600Hz-3Khz.
UPDATE TERBARU:   Cara Setting Router TP Link (TL-WR840N) Sebagai Accses Point

Gituuu yaaa…………..

Kalau gitu Langsung saja kita ulas beberpa langkah Setting Tunning Graphic Equalizer Music untuk musik Live.

Berikut adalah langkah-langkah setting yang bisa kalian ikuti.

Langkah Pertama

  • 20Hz => Ini adalah frekwensi terendah(sub-woofer), biasanya diboost lebih banyak untuk menghasilkan suara yang menggetarkan.
  • 25Hz => Biasanya diboost juga untuk menambah kekuatan nada bass dari yang sebelumnya tapi lebih sedikit porsi dbnya.
  • 31hz => Lebih baik dicut sedikit untuk mencegah humming pada speaker.
  • 40Hz => Sama dengan yang sebelumnya pada 31Hz.
  • 50Hz => Frekwensi bass paling rendah untuk alat musik seperti perkusi dan kick drum, flat atau dicut sedikit saja.
  • 63Hz => Hampir sama dengan 50Hz, Cut untuk menyesuaikan yang 50Hz.
  • 80Hz => Bisanya untuk menambah kekuatan dari kick drum, frekwensi ini banyak diboost lebih banyak.
  • 100Hz => frekwensi perfect bass, terdengar punch didada untuk alat perkusi, bisa diboost secukupnya saja.
  • 125Hz => frekwensi yang punch ditelinga, perlu dicut agak banyak agar rentang low tidak terdengar memekakkan telinga.
  • 160Hz => ini frekwensi yang terdengar punch di belakang kepala, biasanya dicut sampai hampit habis.
  • 200Hz => Ini adalah frekwensi bawah dari lower-mid, umumnya suara low vokal, gitar, kibor.
  • 250Hz => frekwensi main lower mids, umumnya diosisi flat.
  • 315Hz +> suara lower mids yang mirip didalam tong, biasanya banyak dicut agar vokal tidak terdengar seperti didalam tong.
  • 400Hz => Hampir sama dengan bawahnya.
  • 315Hz, dicut disesuaikan saja.
  • 500Hz => Suara frekwensi mid, yang mirip dalam kaleng. Di cut secukupnya.
  • 630Hz => Suara frekwensi mid lebih cempreng sedikit dari 500Hz, diflat saja.
  • 800Hz => Mid vocal, dicut secukupnya saja agar suara vocal tidak terdengar seperti toa.
  • 1kHz => Frekwensi main dari mid, diflat saja1,2 kHz => Dicut secukupnya untuk supaya mid lebih solid.
  • 1,6kHz => Frekwensi upper mid tertinggi, ditunning flat saja.
  • 2kHz => Frekwensi upper mid, dicut seperlunya sampai kira-kira telinga bisa nyaman mendengarnya.
  • 2,5kHz => frekwensi perfect upper mid, sebaiknya di tuning flat saja.
  • 3,1kHz=>Upper mid yang terdengar ditelinga, dicut secukupnya agar mid high tidak terlalu solid.
  • 4kHz => Upper mid yang memekakkan telinga, dicut banyak saja soalnya menyebabkan feed back.
  • 5kHz=> Frekwensi Upper mids tertinggi, di tunning flat.
  • 6,3kHz => Frekwensi High terendah, diflat atau dicut secukupnya.
  • 8kHz => Frekwensi High yang kasar, ditunning flat. Jika feedback diturunkan.
  • 10kHz => Frekwensi high yang lembut, biasanya diboost banyak.
  • 12kHz => Untuk melengkapi 1okHz, diboost lebih rendah dari 10kHz(disesuaikan).
  • 16kHz => Frekwensi tertinggi dari high, yang menyebabkan suara vokal mendesis dan kemricisnya hi-hat dan simbal. Coba di flat dulu, kalau kurang bisa diboost secukupnya.
  • 20kHz => High yang Nyaris tak terdengar, bisa ditunning flat saja.
UPDATE TERBARU:   Cara Setting Kertas F4 di Ms Office

Penutup

Demikian lah Setting Tunning Graphic Equalizer Music untuk musik Live.

Dimana kalian bisa mengubah keseimbangan kenyaringan rentang frekuensi.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat kalian.

Selamat mencoba

Semoga berhasil

Tinggalkan komentar