INTERNET

Roku Pensiunkan Screensaver Ikan Demi Tampilan Roku City

Roku Pensiunkan Screensaver Ikan Demi Tampilan Roku City

Para pengguna perangkat Roku harus bersiap mengucapkan selamat tinggal pada animasi akuarium klasik yang selama ini menghiasi layar mereka. Penggemar screensaver Aquatic Life mendapati bahwa animasi bawah air tersebut akan segera ditarik dari peredaran.

Pergantian Menuju Roku City

Screensaver populer yang menampilkan kehidupan akuarium realistis itu akan digantikan oleh tampilan Roku City pada 1 Desember, seperti dilaporkan CNET. Roku City merupakan latar belakang ungu khas milik platform tersebut yang menampilkan papan reklame digital berputar, lengkap dengan sponsor merek serta berbagai lelucon budaya pop tersembunyi, termasuk kemunculan rakus asal Seattle bernama Jimothy.

Meskipun demikian, pilihan bertema ikan tidak sepenuhnya hilang dari perangkat. Sejumlah aplikasi wallpaper pihak ketiga di Roku tetap menyediakan beragam opsi akuarium alternatif bagi pengguna. Namun, jika pengguna hanya mengandalkan fitur bawaan dari kotak penyiaran Roku, peralihan ini sekaligus memaksa mereka beralih ke tampilan yang dipenuhi dengan muatan iklan.

Menurut Senior Editor CNET yang mengulas perangkat hiburan rumah termasuk kotak penyiaran Roku, Ty Pendlebury, langkah ini tampaknya menjadi cara bagi perusahaan untuk mengubah screensaver populer menjadi wadah penghasil pendapatan atau setidaknya mendongkrak keterlibatan pengguna melalui versi Roku City.

Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Roku belum memberikan tanggapan saat dimintai keterangan. Pengguna yang merindukan tampilan ikan tersebut tetap dapat menyaksikan versi video berdurasi hampir tiga menit dari screensaver Aquatic Life di platform YouTube selama perusahaan masih menyediakannya.

Perubahan Besar di Perusahaan

Penghilangan screensaver Aquatic Life ini menyusul sejumlah perombakan besar yang terjadi pada perusahaan penyiaran tersebut sepanjang tahun ini. Roku sebelumnya telah dibeli oleh Fox senilai USD22 miliar pada bulan Juni lalu, sebuah kesepakatan yang menempatkan platform streaming tersebut di bawah kepemilikan yang sama dengan saluran Tubi dan Fox One milik Fox, dengan transaksi yang dijadwalkan rampung pada 2027.

Mungkin Anda Suka