3 Cara Menghitung Penyusutan yang Mudah, Coba Sendiri!

RiauOnline.id, Cara Menghitung Penyusutan — Menghitung penyusutan adalah prosedur perhitungan terhadap nilai aset selama jangka waktu penggunaannya, karena sebuah aset akan menurun atau mengalami penyusutan nilai dalam jangka waktu tertentu.

Tentu terdapat rumus atau cara menghitung penyusutan tersebut.

Menghitung penyusutan aset pun memiliki beberapa cara atau metode berbeda. Nah, untuk mengetahui langkah-langkah setiap cara tersebut, mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Cara Menghitung Penyusutan Metode Garis Lurus

Cara Menghitung Penyusutan Metode Garis Lurus
Cara Menghitung Penyusutan Metode Garis Lurus

Cara menghitung penyusutan yang pertama yaitu dengan menggunakan metode garis lurus atau straight-line method.

Metode ini adalah cara yang paling sering digunakan dalam menghitung penyusutan sebuah aset.

Dalam metode ini, terdapat dua jenis rumus, yaitu menghitung penyusutan menggunakan nila residu dan menghitung penyusutan tanpa nilai residu.

UPDATE TERBARU:   Cara Menghitung Persen di Kalkulator Secara Lengkap dan Paling Mudah!

1. Perhitungan penyusutan menggunakan nilai residu

Pertama, gunakan rumus ‘(Harga Perolehan – Nilai Residu) ÷ Umur Ekonomis = Penyusutan’untuk menghitung penyusutan dengan nilai residu.

Contohnya, jika sebuah perusahaan membeli sebuah mobil untuk kegiatan operasional pada tanggal 4 Maret 2001 dengan harga senilai Rp. 300.000.000.

Mobil tersebut juga diperkiran memiliki masa pakai selama 5 tahun dan nilai residunya adalah Rp. 100.000.000.

Maka, cara menghitung penyusutan aset tersebut yaitu dengan memasukkan keterangan-keterangan yang telah diketahui tersebut ke dalam rumus, yakni (Rp. 300.000.000 – Rp. 100.000.000) ÷ 5 tahun = Rp. 40.000.000.

Jadi, jumlah penyusutan aset tersebut sebesar Rp. 40.000.000.

2. Perhitungan penyusutan tanpa nilai residu

Untuk cara menghitung penyusutan tanpa nilai residu rumus yang digunakan yaitu Harga Perolehan ÷ Umur Ekonomis = Penyusutan.

UPDATE TERBARU:   Tempat Rental Mobil Pekanbaru, Murah Dengan Jenis dan Kualitas Mobil Terbaik Hingga Serah Kunci

Sebagai contoh,

jika sebuah perusahaan membeli mesin untuk keperluan produksi seharga Rp. 250.000.000 pada 20 Februari 2004.

Selanjutnya, mesin tersebut diperkiran tidak memiliki nilai residu hingga masa pemakaian habis dan mesin bisa beroperasi selama 5 tahun.

Maka, masa penyusutan mesin tersebut dalam per tahunnya yaitu Rp. 250.000.000 ÷ 5 tahun = Rp. 50.000.000.

Cara Menghitung Penyusutan dengan Metode Saldo Menurun Ganda

Cara Menghitung Penyusutan dengan Metode Saldo Menurun Ganda
Cara Menghitung Penyusutan dengan Metode Saldo Menurun Ganda

Motode Saldo Menurun Ganda atau juga dikenal dengan Double Declining Balance Method adalah cara menghitung penyusutan yang kedua.

Metode ini digunakan ketika menghitung biaya penyusutan pada sebuah mesin produksi dalam suatu perusahaan.

Rumus dari metode saldo menurun ganda yaitu (Harga Perolehan ÷ Umur Ekonomis) × 2 = Penyusutan.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan membeli mesin produksi dengan harga Rp. 300.000.000 pada 2 April 2005.

Mesin tersebut diperkirakan dapat beroperasi selama 8 tahun dan tidak mempunyai nilai residu hingga masa akhir pemakaian. 

UPDATE TERBARU:   Cara Mudah Menghitung BEP (Break Even Point) Paling Sederhana, Coba Dech!

Maka nilai penyusutan per tahun dari mesin tersebut yaitu (Rp. 300.000.000 ÷ 8) x 2 = Rp. 75.000.000.

Cara Menghitung Penyusutan dengan Metode Jumlah Angka Tahun

Cara Menghitung Penyusutan dengan Metode Jumlah Angka Tahun
Cara Menghitung Penyusutan dengan Metode Jumlah Angka Tahun

Metode yang selanjutnya yaitu metode jumlah angka tahun atau Sum of Years’ Digits Method. Sama halnya dengan metode yang sebelumnya, Metode ini digunakan untuk menghitung penyusutan pada sebuah mesin produksi.

Meski tujuannya sama, metode ini memiliki rumus yang berbeda.

Rumus menghitung penyusutan menggunakan metode ini yaitu Harga Perolehan ― Harga Residu) × [(n / (n + (n ― 1) + (n ― 2) + …)] = Penyusutan, dengan ‘n’ adalah usia ekonomi dari aktiva.

Setelah mengetahui rumus tersebut,

Selanjutnya Anda dapat memasukkan keterangan atau data yang diketahui ke dalam rumus tersebut. Setelah itu hitunglah persamaannya dan jumlah penyusutan pun akan diketahui.

Jadi, itulah 3 cara atau metode untuk menghitung penyusutan sebuah aset perusahaan.

Tinggalkan komentar