EKONOMI

Mentan Siapkan Benih dan Alsintan Bantu Petani Lampung

Mentan Siapkan Benih dan Alsintan Bantu Petani Lampung

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons berbagai keluhan petani di Lampung dengan menyiapkan dukungan berupa benih, alat dan mesin pertanian, serta penanganan sumber air. Langkah cepat tersebut bertujuan memulihkan lahan terdampak kekeringan sekaligus memperkuat produktivitas sektor pertanian setempat.

Bantuan Benih dan Pompa Air untuk Lahan Puso

Seperti dilaporkan Finance – Detikcom, Menteri Pertanian menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh kendala yang dihadapi para petani agar usaha tani mereka tidak terganggu. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog secara langsung dengan kelompok tani untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak mulai dari alat pengolahan lahan hingga ketersediaan air.

Pemerintah menyiapkan pemberian benih secara gratis bagi lahan yang mengalami puso dengan luasan yang akan diverifikasi oleh jajaran teknis Kementerian Pertanian. Khusus untuk laporan mengenai sekitar 300 hektare lahan pertanian yang mengalami puso di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Amran menyatakan pihaknya langsung menerjunkan tiga unit pompa air.

Selain bantuan pompa, ia juga menginstruksikan kajian mendalam mengenai kemungkinan menarik sumber air dari area persawahan menggunakan pompa berkapasitas besar. Guna mempercepat penanganan masalah irigasi itu, ia berencana melakukan koordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum.

Regulasi Baru untuk Buruh Tani

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian juga mendengarkan aspirasi dari para buruh tani atau tukang tandur yang bekerja menanam padi di lahan milik orang lain tanpa memiliki sawah pribadi. Menanggapi kondisi tersebut, ia menegaskan bahwa para buruh tanam kini berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam mendapatkan dukungan pemerintah.

Perubahan regulasi telah diberlakukan sehingga kelompok tukang tandur di seluruh Indonesia dapat mengakses bantuan alat dan mesin pertanian secara resmi. Para buruh tanam diminta untuk segera membentuk kelompok agar pengajuan bantuan dapat berjalan terorganisasi, dengan rencana pemberian lima unit traktor tangan untuk lima kelompok yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan petani melalui tindakan nyata mulai dari sarana produksi, pengairan, alsintan, hingga perlindungan harga komoditas demi menjaga keberlanjutan pangan nasional.

Mungkin Anda Suka