EKONOMI

E-Wallet Diandalkan Warga untuk Hemat Biaya Sehari-hari

E-Wallet Diandalkan Warga untuk Hemat Biaya Sehari-hari

Dompet digital atau e-wallet saat ini tidak hanya diandalkan untuk kemudahan transaksi pembayaran, melainkan juga untuk efisiensi biaya. Berdasarkan riset terbaru, konsumen memanfaatkan e-wallet untuk mendapatkan gratis biaya transfer serta harga yang lebih kompetitif saat membeli pulsa, paket data, dan token listrik.

Faktor Penggunaan E-Wallet dan Biaya Transfer

Riset MarkPlus bertajuk ‘E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape’ yang melibatkan 400 responden di berbagai kota di Indonesia mencatat sebanyak 52,3 persen responden mempertimbangkan gratis biaya transfer dalam memilih dompet digital. Faktor tersebut menempati urutan tertinggi, disusul oleh penggunaan untuk transaksi sehari-hari sebesar 45,8 persen serta kesesuaian layanan dengan kebutuhan sebesar 45,5 persen, seperti dilaporkan Inet – Detikcom.

Temuan tersebut menunjukkan manfaat finansial memegang peranan penting dalam pengalaman memakai dompet digital, selain faktor kemudahan dan kecepatan transaksi. Sebanyak 90,3 persen responden dalam riset ini menyatakan telah menggunakan e-wallet selama lebih dari dua tahun.

Chief Marketing Officer MCorp Yosanova Savitry menyatakan efisiensi biaya menjadi dorongan kuat bagi konsumen dalam menggunakan dompet digital untuk mengirim uang.

“Ada beberapa alasan, 88 persen memilih e-wallet untuk transfer, karena yang pertama adalah gratis biaya transfer,” ujar Yosanova dalam diskusi daring bersama sejumlah media pada Jumat (23/10/2026). Angka 88 persen tersebut dihimpun dari 309 responden yang secara rutin memanfaatkan fitur transfer.

Di samping biaya gratis, sebanyak 75,1 persen responden memperhatikan kecepatan proses transfer. Sebanyak 71,2 persen menilai penting kemampuan mengirim uang ke berbagai rekening bank maupun e-wallet, sementara 65,7 persen mempertimbangkan kemudahan penggunaan.

Yosanova menjelaskan, perilaku transfer menggunakan e-wallet memperlihatkan bahwa selain mencari efisiensi biaya, pengguna juga mementingkan kecepatan serta fleksibilitas tujuan pengiriman.

Berdasarkan riset tersebut, fitur transfer ke rekening bank atau e-wallet lain digunakan oleh 77,3 persen responden. ShopeePay tercatat sebagai e-wallet yang paling sering dipakai untuk transfer dengan perolehan 41,8 persen, disusul GoPay sebesar 33,7 persen, dan DANA sebesar 17,7 persen.

Pembelian Produk Digital dan Daya Tarik Promosi

Pemanfaatan dompet digital untuk menekan pengeluaran juga tampak pada pembelian produk digital, di mana 69 persen dari total responden mengandalkannya untuk keperluan tersebut. Dari 276 responden yang rutin membeli produk digital lewat e-wallet, pembelian pulsa menduduki peringkat terbanyak dengan angka 80,1 persen.

Kebutuhan berikutnya meliputi paket data internet sebesar 72,8 persen, token listrik sebesar 61,2 persen, serta pembayaran tagihan listrik dan air sebesar 31,5 persen. Dalam memilih platform untuk bertransaksi, sebanyak 81,9 persen responden mementingkan proses yang cepat dan mudah, 75 persen melihat rendahnya biaya administrasi, serta 65,6 persen mempertimbangkan harga yang kompetitif.

Riset MarkPlus turut mengungkapkan bahwa program promosi tetap mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengguna. ShopeePay menempati posisi sebagai merek yang paling banyak dinilai menghadirkan promosi dengan perolehan 56,8 persen, diikuti GoPay sebesar 33,5 persen, dan DANA sebesar 4,8 persen.

Yosanova berpandangan bahwa promosi mampu menarik minat konsumen untuk mulai memakai suatu layanan. Kendati demikian, penyedia layanan e-wallet dinilai perlu terus menjaga manfaat yang dirasakan oleh pengguna dalam jangka panjang.

Mungkin Anda Suka