Readwise, perusahaan yang selama ini dikenal menyediakan perangkat bagi pembaca setia, meluncurkan platform baru bernama Readwise Books. Aplikasi ini dirancang untuk fungsi pembelian, membaca, serta diskusi buku langsung dalam satu tempat.
Fitur Interaktif dan Konsep Sosial
Saat ini Readwise Books masih berada dalam tahap beta dan bisa diakses melalui undangan atau oleh pelanggan setia Readwise. Seperti dilaporkan The Verge, para pendiri Readwise, Tristan Homsi dan Daniel Doyon, menyebut platform ini sebagai Strava untuk membaca karena kemampuannya melacak durasi, jumlah, dan kecepatan membaca yang dapat dibagikan kepada rekan dalam aplikasi. Halaman utama aplikasi menampilkan aktivitas bacaan orang lain lengkap dengan ulasan serta rekomendasi.
Ide tersebut muncul karena Homsi dan Doyon menilai Kindle memiliki banyak ruang untuk ditingkatkan, meskipun tidak banyak orang menginginkan pembaruan perangkat tersebut. Sebaliknya, mereka melihat ketidaksukaan yang luas terhadap Goodreads. Melalui Readwise Books, strategi mereka adalah menyaingi Kindle dengan terlebih dahulu menyaingi Goodreads.
Kerja Sama Penerbit dan Peluang Pasar
Aplikasi Readwise Books menyediakan pengelolaan daftar bacaan dan terhubung dengan akun Kindle agar pengguna bisa melacak buku Amazon dengan memotret halaman awal serta akhir. Target jangka panjang Readwise adalah mengalihkan minat beli pengguna dari Kindle ke platform mereka. Homsi dan Doyon telah merampungkan kerja sama dengan lima penerbit besar di Amerika Serikat setelah melalui negosiasi panjang terkait keamanan dan manajemen hak digital (DRM).
Doyon menyatakan bahwa waktu peluncuran ini cukup tepat seiring meningkatnya minat baca digital di kalangan anak muda yang memanfaatkan ponsel maupun tablet. Perkembangan perangkat layar tinta elektronik (E Ink) berukuran kecil seperti Xteink dan lini Boox Palma juga memperluas ekosistem perangkat keras yang mendukung aplikasi mereka. Doyon menambahkan bahwa mereka sempat mempertimbangkan untuk membuat pembaca elektronik sendiri dan opsi tersebut tetap terbuka di masa depan.
Berdasarkan pengujian awal, aplikasi tersebut dinilai menawarkan tampilan yang lebih menarik dibandingkan kompetitor seperti Kindle atau Kobo dengan berbagai opsi kustomisasi tampilan teks. Meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis dan integrasi Kindle yang belum sepenuhnya sempurna, fitur pelacakan di dalam aplikasi terbukti mampu mendorong minat baca lebih tinggi.
Pihak Readwise menyadari bahwa proses perpindahan platform membaca bagi pemilik Kindle bukanlah hal yang mudah. Doyon menyatakan harapan agar pengguna lama bersedia beralih demi sinkronisasi catatan dan progres yang lebih mulus, sekaligus memanfaatkan tren pembaca yang ingin kembali mendalami literasi secara mendalam di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan.







