Daftar Isi
Aktor asal Inggris Patrick Stewart, yang dikenal lewat pembawaannya yang tenang dan perannya sebagai Kapten Jean-Luc Picard dalam waralaba televisi Star Trek, meninggal dunia pada Rabu (13/10) di usia 86 tahun. Sang aktor menderita penyakit Alzheimer dan demensia tubuh Lewy sebelum berpulang di rumahnya di Los Angeles dalam perawatan sang istri, Sunny.
Perjalanan Karier dan Peran Ikonik
Kabar duka tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi Stewart pada Kamis (14/10) waktu setempat. Sepanjang kariernya yang panjang, Stewart membintangi berbagai proyek mulai dari pementasan teater Shakespeare hingga film pahlawan super, namun perannya sebagai Kapten Jean-Luc Picard dalam Star Trek: The Next Generation tetap melekat di hati para penggemar.
Pencipta serial Gene Roddenberry awalnya sempat meragukan kemampuan Stewart yang berkepala plontos untuk memerankan kapten yang gagah perkasa. Stewart bahkan sempat meminta istrinya mengirimkan rambut palsu dari London untuk keperluan audisi, namun para eksekutif akhirnya memilih penampilan plontosnya setelah melihat kedua gaya tersebut.
Serial Star Trek: The Next Generation mengudara dari tahun 1987 hingga 1994 dengan latar waktu sekitar satu abad setelah serial aslinya. Melalui suara berat dan wibawa kepemimpinannya, karakter Picard tampil sebagai sosok diplomat terlatih yang memimpin krunya dengan penuh ketegasan tanpa keraguan.
Peran sebagai Professor X dan Kenangan Masa Kecil
Stewart tidak berhenti pada peran pemimpin di luar angkasa saja, karena ia kemudian memerankan tokoh mutan telepatis Professor Charles Xavier atau Professor X dalam waralaba film pahlawan super X-Men. Ia memerankan karakter tersebut selama rentang waktu 17 tahun dan beradu akting dengan sahabat lamanya, Ian McKellen.
Ironisnya, McKellen sempat menyarankan Stewart untuk menolak tawaran peran sebagai Picard di Star Trek karena menilai sang aktor memiliki terlalu banyak pekerjaan teater penting yang tidak boleh dibuang demi televisi. Stewart sendiri memulai karier aktingnya di panggung teater Inggris bersama Royal Shakespeare Company serta meraih berbagai penghargaan.
Di luar dunia akting, Stewart pernah secara terbuka menceritakan masa kecilnya yang berat akibat kekerasan ayahnya dalam tulisan di surat kabar Guardian pada tahun 2009. Ia menceritakan bagaimana ia menyaksikan kekerasan berulang terhadap ibunya dan merasakan teror yang mendalam di masa lalu.
Penghormatan dari Rekan Sejawat
Rekan sesama pemeran Star Trek, William Shatner, menyampaikan penghormatan melalui akun X dengan menyebut minggu tersebut sebagai pekan yang menyayat hati. Shatner mengenang Stewart sebagai sosok teman, rekan kerja, dan aktor luar biasa yang membawa kecerdasan serta rasa kemanusiaan yang mendalam ke dalam setiap perannya.
George Takei selaku pemeran karakter Hikaru Sulu dalam serial asli Star Trek turut mengenang Stewart melalui unggahan di platform Bluesky. Takei menyatakan bahwa para penggemar di seluruh dunia meratapi kepergian seorang legenda sejati yang tak tergantikan karena berhasil membawa pesawat antariksa Enterprise menjelajah ke tempat-tempat baru.
Wil Wheaton, yang memerankan karakter muda Wesley Crusher dalam Star Trek: The Next Generation, membagikan foto kebersamaan mereka disertai emoji hati yang retak dan ucapan perpisahan kepada sang kapten. Stewart meninggalkan seorang istri bernama Sunny serta dua orang anak.







