Meskipun memiliki harta bernilai triliunan rupiah, sejumlah miliarder dunia tetap mempertahankan kebiasaan hemat yang telah mereka pupuk sejak sebelum bergelimang harta. Mulai dari enggan membayar tarif parkir yang mahal hingga mengendarai mobil tua, para tokoh terkaya ini menghindari pemborosan untuk kebutuhan dasar.
Prinsip Hemat Bill Ackman
Bill Ackman, pendiri Pershing Square Capital yang memiliki kekayaan sebesar US$ 8,17 miliar atau sekitar Rp 148 triliun, mengaku masih menerapkan filosofi keuangan keluarganya. Seperti dilaporkan Liputan6.com Energi & Tambang, pengelola dana pengimbang berusia 59 tahun ini tumbuh dalam keluarga bersahaja di New York dengan ayah seorang broker real estat komersial.
Ackman menyatakan dirinya sangat tidak suka membuang-buang uang dan mempraktikkan kebiasaan masa kecil ayahnya yang disiplin soal penggunaan energi. “Sekarang, sayalah yang selalu berkeliling rumah untuk mematikan setiap lampu yang menyala,” ujar Ackman dikutip dari Fortune.
Sikap cermat tersebut juga terbawa dalam aktivitas sehari-hari, di mana ia rela mencari lokasi alternatif jika mendapati tarif gedung parkir yang terlalu tinggi. “Kalau saya tidak suka dengan tarif sebuah gedung parkir, saya akan cari tempat lain. Ini memang unik. Saya tidak suka membayar biaya parkir yang mahal, padahal dulu saya pernah punya perusahaan parkir,” tambahnya.
Gaya Hidup Warren Buffett dan Lucy Guo
Kebiasaan serupa juga ditunjukkan oleh Warren Buffett yang memiliki kekayaan mencapai US$ 146 miliar. Buffett hingga kini masih menempati rumah di Omaha yang ia beli seharga US$ 31.500 pada tahun 1958, serta sempat mengendarai mobil berusia dua dekade karena dinilai lebih aman dibandingkan kendaraan mewah.
Dalam rapat pemegang saham Berkshire Hathaway beberapa tahun lalu, Buffett mengungkapkan bahwa standar hidup tidak selalu sejalan dengan biaya setelah melewati batas tertentu. “Hidup saya tidak akan lebih bahagia, justru akan lebih buruk jika saya punya enam atau delapan rumah dan segala macam barang lainnya. Itu semua tidak ada korelasi langsungnya,” kata Buffett.
Sementara itu, pendiri Scale AI dan perempuan self-made termuda di dunia yang memiliki kekayaan sebesar US$ 1,3 miliar, Lucy Guo, masih mengendarai Honda Civic lamanya yang sudah ringsek. Guo juga kerap memanfaatkan promo buy-one, get-one-free di aplikasi pengantaran makanan dan mengenakan pakaian sederhana dari merek fast-fashion dalam kesehariannya.
“Orang-orang yang biasa memamerkan uang untuk pakaian desainer atau mobil mewah itu secara teknis biasanya baru berada di tingkatan jutawan,” ungkap Guo kepada Fortune.






