INTERNET

Meneliti Teknologi Drones Pengantar Barang yang Lebih Hening

Meneliti Teknologi Drones Pengantar Barang yang Lebih Hening

Warga di pinggiran Dallas, Amerika Serikat, Ashley Schmidt, mengaku terganggu oleh suara bising dari drone pengantar pesanan belanja online. Layanan pengantaran drone dari perusahaan seperti Amazon dan Walmart kini semakin jamak ditemui di AS, namun menimbulkan masalah kebisingan bagi masyarakat sekitar.

Dampak Suara Bising Drone

Schmidt menyampaikan bahwa suara dengungan dari drone tersebut memicu respons tubuhnya saat merasa terancam. Suara baling-baling drone yang melintas di atas rumah dapat terdengar dengan jelas baik dari dalam maupun luar ruangan.

Menurut profesor teknik akustik dan psikoakustik di University of Salford, Antonio Torija Martinez, suara drone cenderung sangat mencolok meskipun tingkat kebisingan di lingkungan sekitar relatif rendah. Hal ini terjadi karena drone beroperasi pada ketinggian rendah dan melintas langsung di atas kawasan pemukiman yang sebelumnya tidak terbiasa dengan kebisingan pesawat.

Ia menambahkan, orang cenderung memberikan reaksi kuat terhadap suara baru, mengganggu, atau sering terjadi. Meski demikian, pihak Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan bahwa operator dan pemimpin komunitas setempat memegang tanggung jawab utama dalam menangani keluhan masyarakat.

Inovasi Teknologi Peredam Kebisingan

Sejumlah pihak mulai mengembangkan teknologi untuk meredam suara bising tersebut. Perusahaan rintisan asal London, Greenjets, merancang sistem propulsi yang diklaim mampu mengurangi kebisingan drone setidaknya dua sepertiga bagian dengan menutup bilah berputar di dalam sebuah wadah serta menggunakan kecepatan rotor yang lebih lambat.

Teknologi rendah kebisingan dari Greenjets ini telah dimanfaatkan oleh tim keamanan pelabuhan dan kepolisian di Jerman, serta para pegiat konservasi di Afrika untuk melacak pemburu liar secara diam-diam. Di sisi lain, peneliti dari Whitehall think tank The Royal United Services Institute (RUSI), Robert Tollast, mencatat bahwa militer seperti Pasukan Khusus AS tertarik pada upaya pengurangan suara drone ini pada tahap eksperimental.

Sementara itu, pengusaha asal Detroit, Greg Sharrow, mengembangkan baling-baling berbentuk lingkaran tanpa ujung yang dirancang untuk mengurangi kebisingan pada rotor drone. Perusahaannya, Sharrow Engineering, kini memfokuskan diri pada pengembangan rotor drone yang sangat senyap setelah melalui pengujian aplikasi.

Perusahaan penyedia layanan pengantaran seperti Amazon menyatakan telah melakukan perbaikan tingkat suara yang terukur pada armada mereka melalui baling-baling rancangan khusus yang menghasilkan suara lebih lembut. Produsen drone Wing yang bekerja sama dengan Walmart juga mendesain baling-baling untuk menekan kebisingan serta memvariasikan jalur terbang agar tidak melewati rumah atau lingkungan yang sama secara berulang.

Bagi Schmidt, solusi yang paling memadai adalah menghentikan sementara pengoperasian layanan pengantaran drone di wilayah tempat tinggalnya sampai persoalan kebisingan tersebut dapat diatasi sepenuhnya.

Mungkin Anda Suka