Daftar Isi
Mengarahkan penunjuk laser ke pesawat terbang adalah tindakan yang sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan penerbangan. Berbagai risiko fatal mengintai, mulai dari gangguan penglihatan pada pilot hingga ancaman hukuman penjara bagi pelakunya.
Dampak Sinar Laser di Kokpit Pesawat
Meskipun berkas cahaya laser tampak kecil saat pertama kali dipancarkan, sinar tersebut akan melebar seiring jarak yang ditempuh. Setelah mencapai jarak satu atau dua mil, titik cahaya yang semula kecil dapat berkembang hingga berukuran beberapa kaki lebarnya.
Kondisi kaca depan pesawat yang melengkung dan tergores membuat cahaya tersebut menyebar memenuhi bidang pandang pilot, menyerupai silau matahari gurun yang intens. Insiden ini umumnya terjadi ketika pesawat sedang lepas landas atau mendarat, serta pada malam hari saat pupil mata pilot sedang melebar. Paparan laser ini dapat memicu kebutaan kilat selama beberapa detik di saat-saat kritis, sementara helikopter polisi dan medis juga sering menjadi sasaran empuk karena terbang rendah di area pemukiman.
Perbedaan Risiko Laser dan Senter
Sinar laser dirancang untuk menjaga konsentrasi cahayanya hingga jarak jauh sehingga mampu mengganggu penglihatan pilot dari jarak sekitar dua mil. Sebaliknya, cahaya senter akan langsung menyebar dalam kerucut yang luas begitu meninggalkan sumbernya sehingga tidak menimbulkan risiko yang sama pada pesawat.
Konsekuensi Hukum dan Risiko Tertangkap
Berdasarkan data dari laporan Engadget, para pilot melaporkan hampir 11.000 insiden serangan laser kepada Federal Aviation Administration (FAA) sepanjang tahun 2025, yang menunjukkan penurunan 14 persen dari tahun sebelumnya. Menyorotkan laser ke pesawat merupakan tindak federal di Amerika Serikat sejak tahun 2012, dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara dan denda mencapai 250.000 dolar AS. Selain itu, FAA dapat memberikan sanksi perdata lebih dari 30.000 dolar AS per pelanggaran.
Pelaku juga memiliki peluang besar untuk tertangkap karena helikopter polisi dilengkapi kamera inframerah yang mampu melacak asal sinar laser tersebut. Sejumlah kasus telah dijatuhi vonis penjara, termasuk seorang pria di New York yang dihukum 18 bulan penjara karena mengarahkan laser ke penerbangan Delta, serta seorang warga Arizona yang dijatuhi hukuman 10 bulan penjara setelah pesawat pengintai FBI merekam aksi serangan lasernya terhadap jet tempur F-35 Angkatan Udara AS.







