Fox resmi menyelesaikan proses akuisisi terhadap platform streaming Roku senilai 22 miliar dolar AS (sekitar Rp350 triliun). Kesepakatan raksasa ini memperkuat posisi Fox di industri penyiaran digital dan pasar televisi terkoneksi (connected TV).
Peningkatan Jangkauan Penonton dan Periklanan
Pengumuman yang disampaikan pada Jumat ini membawa Roku, perusahaan yang didirikan pada 2002, masuk secara resmi ke dalam naungan Fox. Pihak Fox menyatakan bahwa entitas hasil penggabungan ini kini menempati urutan ketiga sebagai bisnis televisi terbesar di Amerika Serikat berdasarkan jumlah penonton.
Melalui akuisisi tersebut, Fox mendapatkan akses langsung ke lebih dari 100 juta rumah tangga yang menggunakan layanan Roku. Manajemen Fox menargetkan basis penonton yang besar ini dapat mengoptimalkan penargetan iklan, memperkokoh kedudukan perusahaan di pasar TV terkoneksi yang terus berkembang, serta mengurangi ketergantungan pada jaringan distribusi TV tradisional.
Pendiri Roku, Anthony Wood, menyampaikan bahwa tujuan awal pendirian Roku lebih dari dua dekade lalu adalah untuk memberikan pengalaman menonton televisi yang lebih baik bagi masyarakat. Misi tersebut dipastikan tidak berubah, namun integrasi ini memberi lompatan besar dari sisi jangkauan dan sumber daya.
“Our teams will keep building and innovating as they always have, now with the support and capabilities of Fox behind us,” kata Wood seperti dilaporkan TechCrunch.
Persetujuan Regulator dan Timeline Transaksi
Rampungnya transaksi ini terjadi dua bulan setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mengajukan permintaan informasi kedua. Permintaan tersebut mengharuskan kedua belah pihak menyerahkan data serta dokumen tambahan untuk keperluan peninjauan antimonopoli. Pada awal bulan ini, sejumlah laporan telah mengindikasikan bahwa proses tersebut mendekati persetujuan regulator setempat.
Penyelesaian akuisisi ini berlangsung jauh lebih cepat dari proyeksi awal. Saat pertama kali diumumkan pada Juni, Fox dan Roku memperkirakan proses penggabungan baru akan selesai sepenuhnya pada semester pertama tahun 2027.








