EKONOMI

Harga Emas Dunia Naik, Emas Antam Turun per 4 November 2026

Harga Emas Dunia Naik, Emas Antam Turun per 4 November 2026

Harga emas di pasar global mencatatkan penguatan tipis pada perdagangan Rabu (4/11/2026) seiring melemahnya mata uang dolar Amerika Serikat menjelang hasil pemilihan umum sela di negara tersebut. Kendati demikian, harga emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di dalam negeri justru mengalami penurunan.

Sentimen Pasar Emas Global dan Geopolitik

Harga emas di pasar spot tercatat menguat 0,1 persen menjadi US$3.931,24 per ons. Pada saat yang sama, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember bertahan stabil di posisi US$3.941,40 per ons. Pergerakan ini terjadi ketika investor menantikan rilis data ketenagakerjaan nonpertanian (nonfarm payrolls) AS yang dijadwalkan terbit pada akhir pekan guna melihat gambaran kebijakan moneter The Federal Reserve.

Pelemahan mata uang dolar AS serta penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS memberikan pengaruh positif terhadap pergerakan emas. Head of Research Pepperstone, Chris Weston, menjelaskan bahwa pelemahan dolar AS dan penurunan tajam pada imbal hasil obligasi pemerintah AS, baik secara nominal maupun riil, memberikan dukungan langsung bagi pergerakan harga emas. Selain itu, dinamika politik di AS serta ketidakpastian seputar pemerintahan Donald Trump turut mendorong sentimen pembelian emas sebagai aset aman.

Pasar juga mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Pejabat senior Iran menyampaikan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat masih belum tercapai. Sementara itu, indikator CME FedWatch memperlihatkan pasar memperhitungkan peluang sebesar 78 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada Desember. Di sisi lain, laporan World Gold Council memproyeksikan permintaan emas di India dapat menurun ke tingkat terendah dalam enam tahun pada 2026 akibat tingginya harga yang menekan penjualan perhiasan.

Analis StoneX, Matt Simpson, menilai level US$4.000 menjadi titik resistensi utama yang menentukan pergerakan harga emas selanjutnya.

Rincian Harga Emas Antam, Pegadaian, dan Hartadinata

Di pasar domestik, harga emas batangan Antam mengalami penurunan sebesar Rp4.000 menjadi Rp2.537.000 per gram pada Rabu (4/11/2026). Harga jual kembali atau buyback juga melemah Rp4.000 menjadi Rp2.307.000 per gram. Sesuai ketentuan perpajakan, transaksi pembelian emas batangan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen, sedangkan transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen.

Berikut rincian harga dasar emas batangan Antam:

  • 0,5 gram: Rp1.318.500
  • 1 gram: Rp2.537.000
  • 2 gram: Rp5.024.000
  • 5 gram: Rp12.500.000
  • 10 gram: Rp24.920.000
  • 25 gram: Rp62.135.000
  • 50 gram: Rp124.105.000
  • 100 gram: Rp248.060.000
  • 250 gram: Rp619.840.000
  • 500 gram: Rp1.239.400.000
  • 1.000 gram: Rp2.477.600.000

Sementara itu, harga emas di Pegadaian terpantau bervariasi untuk berbagai merek perhiasan dan batangan. Harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian dipatok Rp2.576.000, sedangkan emas UBS dijual seharga Rp2.519.000 per gram, dan emas Galeri24 berada di angka Rp2.463.000 per gram.

Berikut ringkasan harga emas Galeri24 di Pegadaian:

  • 0,5 gram: Rp1.292.000
  • 1 gram: Rp2.463.000
  • 5 gram: Rp12.074.000
  • 10 gram: Rp24.084.000
  • 100 gram: Rp239.232.000
  • 1.000 gram: Rp2.384.438.000

Untuk produk emas 24 karat di Hartadinata Abadi, harga emas ukuran 1 gram ditawarkan sebesar Rp2.388.000, ukuran 5 gram seharga Rp11.750.000, ukuran 10 gram sebesar Rp23.430.000, ukuran 100 gram senilai Rp233.000.000, dan ukuran 1.000 gram dibanderol Rp2.316.000.000.

Mungkin Anda Suka