PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional agar mampu menembus pasar global. Melalui program BCA UMKM Go Export, sebanyak 12 UMKM binaan Bakti BCA sukses menarik perhatian pembeli internasional dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Proses Pendampingan dan Inkubasi UMKM
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan kepada Liputan6.com Energi & Tambang bahwa keberhasilan para pelaku usaha menembus pameran dagang internasional ini merupakan hasil dari proses pendampingan serta inkubasi yang panjang. Perjalanan tersebut bermula dari kurasi ketat terhadap 148 UMKM binaan periode 2023–2025.
Peserta yang lolos seleksi kemudian wajib mengikuti pembekalan intensif melalui tiga tahapan kelas inkubasi daring yang dirancang khusus sesuai kebutuhan ekspor. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kesiapan legalitas, sertifikasi, dan perizinan produk internasional, pembuatan company profile, katalog, hingga memperluas akses pasar dan mempertemukan mereka dengan calon pembeli, kata Hera.
Capaian Nilai Ekspor dan Dukungan Finansial
Pendampingan menyeluruh tersebut terbukti membuah hasil manis. Ke-12 UMKM terpilih dari sektor makanan-minuman serta pertanian tersebut berhasil membukukan 122 pertemuan bisnis dan menandatangani Nota Kesepahaman dengan calon pembeli dari 20 negara.
Potensi nilai ekspor yang dihasilkan mencapai US$ 8,32 juta atau setara dengan Rp 148,75 miliar, melonjak 34,12 persen secara tahunan dibandingkan capaian tahun sebelumnya, ujar Hera. Selain memfasilitasi promosi pameran, BCA juga memperkuat kesiapan finansial para peserta melalui akses pembiayaan modal kerja ekspor serta kemudahan skema transaksi dan pembayaran dari luar negeri.







