KOMPUTER

Startup Runware Berencana Produksi Massal Pusat Data AI

Startup Runware Berencana Produksi Massal Pusat Data AI
Daftar Isi
  1. Rencana Produksi dan Kapasitas Pabrik
  2. Kustomisasi dan Tantangan Pembiayaan
  3. Efisiensi Energi dan Rencana Masa Depan

Perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan Runware berencana mendirikan pabrik yang merakit pusat data modular di jalur produksi layaknya kendaraan bermotor. Langkah ini diambil setelah beberapa bulan lalu mereka memperkenalkan Sonic Inference Pod, yaitu pusat data modular yang dibuat di pabrik dan dikirim kepada pelanggan siap pasang, seperti dilaporkan TechCrunch.

Rencana Produksi dan Kapasitas Pabrik

Co-founder sekaligus CEO Runware, Flaviu Radulescu, menyatakan kepada TechCrunch bahwa perusahaan menargetkan peningkatan produksi di pabrik mereka yang berlokasi di Rumania hingga mencapai kapasitas pusat data sebesar 30 megawatt per hari pada tahun 2028. Angka tersebut setara dengan hampir satu gigawatt setiap bulannya. Melalui skala tersebut, Runware mengeklaim dapat memproduksi kapasitas dalam waktu satu tahun yang hampir menyamai perkiraan total tambahan daya pusat data di Amerika Serikat sepanjang tahun ini, yakni sekitar 10 gigawatt.

Runware akan meningkatkan produksi secara bertahap mulai tahun depan. Perusahaan saat ini mengoperasikan dua fasilitas, di mana pabrik kedua dijadwalkan selesai dalam beberapa bulan ke depan dan mulai beroperasi pada awal tahun depan. Pelanggan dapat menyediakan lokasi perakitan sendiri atau memanfaatkan lokasi yang dicarikan oleh Runware.

Menurut Radulescu, waktu pemasangan dan penyiapan pod ditargetkan selesai dalam kurun waktu 48 jam. Proses pembuatan satu unit pod yang sebelumnya memakan waktu tiga minggu dipangkas menjadi hanya satu hari seiring peningkatan kapasitas produksi. Runware juga menyediakan suku cadang apabila terjadi kerusakan komponen, sementara pelanggan dapat menyewa daya komputasi atau menyediakan unit pengolah grafis milik mereka sendiri dengan biaya bulanan.

Kustomisasi dan Tantangan Pembiayaan

Desain pod tersebut bersifat standar namun dapat dikonfigurasi ulang untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan maupun cip GPU terbaru. Radulescu menjelaskan bahwa waktu pengiriman pod yang relatif cepat memberikan waktu bagi tim internal untuk merancang, merakit, serta menguji komponen sesuai perangkat keras yang dipesan.

Terkait pendanaan dan operasional, pelaksanaan rencana tersebut menghadapi tantangan logistik, rantai pasok, dan kebutuhan modal yang besar. Runware tercatat telah menghimpun dana lebih dari 60 juta dolar AS dan berencana membuka pendanaan Seri B, sementara pabrik saat ini diselesaikan menggunakan dana Seri A sebesar 50 juta dolar AS yang diperoleh Desember lalu. Radulescu menegaskan bahwa struktur biaya perusahaan jauh berbeda dan efisien dibandingkan kasus kegagalan pabrik kendaraan listrik Arrival.

Dalam hal pasokan komponen, Runware merancang sistem pendingin sendiri menggunakan komponen standar, meskipun beberapa suku cadang seperti pompa dan kipas didatangkan dari Jerman, serta tetap bergantung pada Nvidia untuk perangkat jaringan. Perusahaan mengeklaim telah mengantongi minat komitmen sebesar 1 miliar dolar AS untuk pod Sonic sejak penawaran dibuka sebulan lalu.

Efisiensi Energi dan Rencana Masa Depan

Menanggapi isu konsumsi energi pusat data, Radulescu memastikan bahwa pod buatan perusahaannya hanya memerlukan sambungan listrik dan internet tanpa sambungan air. Sistem pendingin cair bersirkulasi tertutup dengan radiator berpendingin udara digunakan untuk pelepasan panas. Runware mengandalkan jaringan situs berskala kecil yang umumnya telah memiliki sumber daya listrik sehingga tidak membebani jaringan listrik umum.

Operasional pod diklaim tidak bising hingga suhu 86 derajat Fahrenheit serta menggunakan energi terbarukan jika memungkinkan. Setelah pabrik baru beroperasi awal tahun depan, Runware berencana memperluas jangkauannya ke Amerika Serikat serta kawasan global lainnya.

Mungkin Anda Suka