KEUANGAN

Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Food untuk UMKM Kuliner

Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Food untuk UMKM Kuliner
Daftar Isi
  1. Dukungan Digitalisasi bagi UMKM Kuliner
  2. Pertumbuhan Mitra dan Kemudahan Transaksi
  3. Perkembangan Pengguna Livin’ by Mandiri

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam menggerakkan perekonomian nasional, khususnya pada bidang kuliner yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital, pemanfaatan teknologi dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas produk mereka.

Dukungan Digitalisasi bagi UMKM Kuliner

Bank Mandiri meluncurkan Livin’ Food, sebuah fitur pemesanan makanan terintegrasi dalam aplikasi super app Livin’ by Mandiri. Fitur ini memungkinkan nasabah untuk mengakses berbagai pilihan merchant kuliner dari pelaku UMKM hingga merek ternama, serta menuntaskan pemesanan dan pembayaran langsung dalam satu aplikasi.

Direktur Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan menyatakan bahwa peluncuran Livin’ Food merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Menghubungkan merchant dan konsumen dalam satu platform tunggal diharapkan mampu menunjang perkembangan bisnis sekaligus memberikan kemudahan bagi nasabah.

Menurut Jan, digitalisasi adalah sarana bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan mengembangkan bisnis, seperti dilaporkan Finance – Detikcom. Melalui fitur tersebut, pihaknya berupaya mempermudah nasabah memesan makanan sekaligus membantu merchant memperkenalkan produk kepada khalayak yang lebih luas.

Livin’ Food berfungsi sebagai kanal pemasaran strategis untuk mendongkrak visibilitas produk kuliner. Dengan potensi akses ke jutaan pengguna Livin’ by Mandiri, para merchant mempunyai kesempatan emas mengenalkan produk kepada calon konsumen secara lebih luas.

Pertumbuhan Mitra dan Kemudahan Transaksi

Pada fase awal pengembangan, layanan ini telah merangkul lebih dari 2.300 merchant kuliner yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM. Jumlah mitra tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring langkah perluasan kerja sama dengan berbagai UMKM kuliner di seluruh wilayah Indonesia.

Dukungan terhadap para merchant juga diberikan lewat skema biaya transaksi yang kompetitif serta akses ke berbagai fasilitas pembiayaan yang berlaku. Selain itu, sistem transaksi digital dirancang dengan pengamanan berlapis guna meminimalkan risiko pesanan fiktif.

Bagi para nasabah, layanan ini menawarkan kepraktisan memesan makanan dengan sumber pembayaran yang fleksibel. Transaksi bisa diselesaikan memakai rekening tabungan ataupun Mandiri Kartu Kredit tanpa keharusan melakukan pengisian saldo dompet digital terlebih dahulu.

Nasabah juga berkesempatan menggunakan Livin’ Poin demi mendapatkan potongan harga saat melakukan pembayaran. Program loyalitas ini melengkapi kemudahan bertransaksi guna memenuhi kebutuhan kuliner harian.

Pengembangan layanan digital diarahkan guna menciptakan nilai tambah bagi seluruh pihak dalam ekosistem terkait, jelas Jan. Kolaborasi bersama mitra dan pelaku usaha diharapkan mampu menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi nasabah, UMKM, dan perekonomian secara keseluruhan.

Perkembangan Pengguna Livin’ by Mandiri

Keberadaan fitur baru ini semakin meneguhkan fungsi Livin’ by Mandiri sebagai super app yang menggabungkan kebutuhan finansial serta gaya hidup dalam satu platform. Tercatat hingga September 2026, aplikasi tersebut telah memiliki 42,6 juta pengguna terdaftar.

Selama periode Januari sampai September 2026, aplikasi ini mencatat 4,2 miliar transaksi dengan nilai menyentuh Rp3.863 triliun. Masing-masing catatan tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 22 persen dan 20 persen secara tahunan.

Strategi pengembangan layanan digital Bank Mandiri berpusat pada pengalaman nasabah dengan memadukan berbagai kebutuhan ke dalam satu aplikasi tunggal. Ruang lingkup tersebut mencakup kegiatan menabung, bertransaksi, pembiayaan, investasi, hingga gaya hidup yang terhubung dengan ekosistem bank.

Melalui ekosistem tersebut, Bank Mandiri berkomitmen melanjutkan perluasan kolaborasi bersama mitra serta pelaku UMKM agar produk dan layanan lokal semakin terhubung dengan kebutuhan nasabah. Langkah ini diyakini mampu memperkuat akses pasar serta daya saing UMKM dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

Mungkin Anda Suka