Persaingan pasar ponsel pintar layar lipat semakin ramai dengan kehadiran para pemain baru. Kendati demikian, Samsung tetap percaya diri dalam menghadapi persaingan tersebut dengan mengandalkan pengalaman mengembangkan perangkat foldable selama delapan generasi.
Perjalanan Delapan Generasi
Pengalaman panjang tersebut menjadi modal utama bagi Samsung untuk menghadirkan Galaxy Z Fold8 yang dirancang dengan bodi semakin tipis dan ringan, layar besar untuk menunjang multitasking, serta berbagai fitur harian. MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menyampaikan dalam keterangan resminya bahwa fokus perusahaan bukan sekadar menipiskan perangkat.
“Bagi Samsung, membuat foldable semakin tipis bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap penyempurnaan membuat foldable smartphone kami semakin nyaman digunakan, semakin produktif, dan mampu membuka lebih banyak kemungkinan bagi penggunanya,” ujar Ilham Indrawan, seperti dilaporkan Inet – Detikcom.
Ilham menambahkan bahwa Samsung telah menyerap masukan para pengguna selama tujuh tahun guna menyempurnakan produk mereka. Perjalanan ini dimulai dari Galaxy Fold generasi pertama pada 2019, dilanjutkan dengan penggunaan material Armor Aluminum serta ketahanan air IPX8 pada Galaxy Z Fold3, hingga kehadiran Flex Hinge di Galaxy Z Fold5 dan integrasi Galaxy AI pada Galaxy Z Fold6.
Penyempurnaan terus berjalan melalui Galaxy Z Fold7 hingga akhirnya terwujud pada Galaxy Z Fold8 yang memiliki bobot 201 gram dan menjadi perangkat lipat paling ringan dari Samsung. Ponsel ini memiliki ketebalan 4,5 milimeter saat dibuka dan sekitar 9,7 milimeter ketika dilipat, serta dilengkapi struktur layar Flex Titanium guna memperkuat panel lipat dan meminimalisir bekas lipatan.
Layar Luas dan Kemudahan Transisi Data
Galaxy Z Fold8 mengusung layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 7,6 inch dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.600 nits. Ruang layar yang luas ini memungkinkan pengguna menjalankan hingga tiga aplikasi secara bersamaan, didukung pula oleh fitur Samsung DeX serta Galaxy AI untuk kebutuhan produktivitas maupun hiburan.
Bagi konsumen yang ingin beralih menggunakan perangkat ini, Samsung menyediakan fitur Smart Switch untuk memindahkan data dari ponsel lama, baik perangkat Android maupun iPhone. Pengguna juga dapat memanfaatkan program Trade-in dan penawaran Galaxy Upgrade Festival yang memberikan total potongan hingga Rp 5 juta melalui kombinasi direct cashback, promo Purchase with Purchase, serta tambahan potongan tukar tambah.
Melalui berbagai penawaran tersebut, Galaxy Upgrade Festival ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Oktober 2026 melalui situs resmi Samsung.com serta jaringan Samsung Experience Store.








