Daftar Isi
Dua senator Amerika Serikat, Ron Wyden dan Edward Markey, sedang menyelidiki masalah risiko privasi dan keselamatan yang berkaitan dengan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan buatan Meta. Mereka menilai perangkat tersebut telah berulang kali terlibat dalam pelanggaran privasi pengguna serta orang di sekitar yang meresahkan.
Investigasi Pelanggaran Privasi dan Kasus Perekaman Rahasia
Dalam surat yang ditujukan kepada pimpinan Meta, Mark Zuckerberg, para senator menyatakan bahwa perusahaan meluncurkan produk tersebut meskipun telah mengetahui potensi risiko terhadap privasi orang lain. Mereka menyoroti berbagai insiden penggunaan kacamata Meta untuk merekam perempuan secara sembunyi-sembunyi disertai pelecehan, yang kemudian diunggah ke platform media sosial.
Merujuk pada sejumlah laporan dan gugatan hukum, para senator juga menyebutkan adanya pengakuan dari para kontraktor kecerdasan buatan Meta yang memeriksa rekaman video dari perangkat kacamata tersebut. Rekaman itu memperlihatkan aktivitas privat seperti orang-orang yang sedang melepas pakaian dan melakukan hubungan seksual.
Pertanyaan dan Permintaan Tanggapan dari Meta
Melalui surat tersebut, para senator meminta Meta untuk menjawab serangkaian pertanyaan spesifik seputar aktivasi kamera yang tidak disengaja serta manipulasi indikator rekaman. Mereka juga menanyakan apakah kacamata tersebut memiliki fitur pengaburan wajah dan pelat nomor kendaraan untuk interaksi kecerdasan buatan tertentu seperti halnya yang diterapkan pada Facebook dan Instagram.
Selain itu, Meta diminta menjelaskan kondisi di mana rekaman gambar dapat diakses oleh pegawai maupun kontraktor, atau ketika data tersebut dimanfaatkan untuk melatih model kecerdasan buatan. Mengacu pada dokumen internal perusahaan, para senator turut mempertanyakan pelaksanaan uji keamanan serta uji tuntas hak asasi manusia secara mendalam sebelum produk kacamata itu dilepas ke pasaran.
Berbagai Kontroversi dan Desakan Akuntabilitas
Daftar keluhan terkait kacamata Meta terus bertambah, termasuk laporan pengguna yang menyatakan perangkat merekam percakapan tanpa persetujuan setelah pembaruan perangkat lunak. Kacamata tersebut juga sempat terlihat digunakan oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) dalam sebuah penindakan, sementara unit kontra-terorisme Kepolisian Kota New York dilaporkan sempat mengangkat isu pengawasan atas perangkat itu pada Januari tahun ini.
Para senator menegaskan komitmen Meta terhadap perlindungan privasi dan pencegahan penyalahgunaan gambar intim tidak bermakna jika perusahaan gagal menunjukkan langkah nyata pencegahan. Meta diminta memberikan seluruh tanggapan tertulis selambat-lambatnya pada perayaan Thanksgiving tanggal 26 November 2026.







