Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia dijadwalkan menggelar acara MMA IMPACT Indonesia 2026 pada Kamis, 5 November 2026, di The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta. Mengusung tema “Advancing Marketers’ Ability To Create Value”, forum yang dilaporkan Liputan6.com ini mengajak para pemimpin industri untuk melihat pemasaran sebagai strategi penting dalam menciptakan nilai serta mendorong pertumbuhan bisnis.
Proyeksi Iklan Digital dan Agenda Utama
Penyelenggaraan forum tersebut berlangsung di tengah perkembangan industri periklanan Tanah Air yang menjanjikan, di mana pendapatan iklan Indonesia diproyeksikan mencapai USD 18,9 miliar atau sekitar Rp313,7 triliun pada 2030. Sementara itu, pendapatan iklan digital diperkirakan meningkat dari USD 10,7 miliar atau sekitar Rp177,6 triliun pada 2025 menjadi USD 16,8 miliar atau sekitar Rp278,9 triliun pada 2030, dengan menggunakan kurs Rp16.600 per dolar AS.
Dengan pertumbuhan tahunan majemuk atau CAGR sebesar 9,4 persen untuk iklan digital, kanal ini diperkirakan menyumbang hampir 90 persen dari total pasar iklan Indonesia pada akhir dekade. Salah satu agenda utama acara ini adalah kehadiran Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, sebagai Tamu Kehormatan yang akan menyampaikan keynote bertajuk “The Power Of Human Storytelling In A World Hungry For Meaning”.
Pandangan Para Pimpinan Industri
Forum ini juga menghadirkan Chief Executive Officer Marketing + Media Alliance (MMA) Global, Greg Stuart, yang datang langsung dari New York, Amerika Serikat, untuk membawakan keynote pembuka berjudul “The Age Of Opinion In Marketing Is Ending”. Menurut Greg Stuart kepada Liputan6.com, pemahaman terhadap perilaku pelanggan menjadi landasan penting untuk menentukan langkah pemasaran berikutnya dan menciptakan pertumbuhan yang terukur.
“Kepemimpinan pemasaran yang kuat dimulai dari memahami bagaimana pelanggan benar-benar berperilaku, lalu menggunakan bukti tersebut untuk mengantisipasi apa yang akan mendorong pertumbuhan berikutnya. Para CEO dan CMO Indonesia kini membawa kecerdasan data dan wawasan perilaku konsumen ke dalam keputusan terpenting mereka, sehingga tercipta nilai yang dapat dijelaskan, diulang, dan diperbesar skalanya. Seiring disiplin ini makin mengakar di kawasan, pengalaman Indonesia menawarkan perspektif berharga bagi pasar di seluruh dunia,” ujar Greg Stuart.
Chairperson MMA Indonesia, Sutanto Hartono, menyatakan bahwa pemasaran perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari strategi perusahaan melalui perpaduan teknologi, kreativitas, and kepercayaan konsumen. Senada dengan hal tersebut, Country Head dan Board Director MMA Indonesia, Shanti Tolani, menyoroti potensi para pemimpin pemasaran Indonesia dalam mengubah ide inovatif menjadi hubungan yang lebih kuat dengan konsumen serta pertumbuhan bisnis jangka panjang.
MMA IMPACT Indonesia 2026 akan menghadirkan 14 sesi yang membahas cara menciptakan, mengukur, dan mempertahankan nilai bisnis melalui strategi pemasaran yang terarah dan berbasis bukti.








