Daftar Isi
Perusahaan kecerdasan buatan Suno dan Anthropic menghadapi gugatan gabungan senilai USD 338 juta karena dituduh menggunakan lagu serta lirik dari Madonna, Johnny Cash, dan Joni Mitchell untuk melatih sistem kecerdasan buatan mereka. Gugatan ini diajukan oleh perusahaan hak cipta musik Reservoir Media Management pada 21 Oktober.
Gugatan Terhadap Suno dan Anthropic
Dalam gugatan pertama, Reservoir menuduh Suno telah mengeruk 1.050 lagu berhak cipta, termasuk karya Johnny Cash berjudul Ring of Fire, Both Sides Now milik Joni Mitchell, dan Papa Don’t Preach dari Madonna. Suno sendiri merupakan platform yang memungkinkan pengguna membuat lagu menggunakan kecerdasan buatan hanya dengan perintah teks. Sementara itu, dalam gugatan kedua, Reservoir menuduh Anthropic menggunakan lirik berhak cipta dari 853 lagu untuk melatih model kecerdasan buatan keluarga Claude, termasuk lagu Big Yellow Taxi karya Mitchell, Lush Life oleh Billy Strayhorn, dan Bring Me to Life dari Evanescence.
Perwakilan Anthropic menyatakan kepada Billboard bahwa mereka tidak sependapat dengan tuduhan tersebut dan berencana untuk membela diri secara tegas dalam kasus ini. Di sisi lain, perwakilan dari Suno dan Anthropic belum memberikan tanggapan langsung atas permintaan komentar.
Reservoir menuntut ganti rugi sebesar USD 186,4 juta dari Suno dan USD 151,4 juta dari Anthropic. Kedua gugatan tersebut menuding kedua perusahaan melakukan pelanggaran hak cipta, menghindari pembatasan seperti login dan paywall, serta menghilangkan data kredit pencipta, penulis, dan penerbit lagu.
Deretan Gugatan Hukum Lainnya
Anthropic juga digugat pada pekan sebelumnya karena diduga melanggar hak cipta dengan menggunakan 274 lagu Elvis Presley untuk melatih model Claude. Perusahaan tersebut telah menghadapi lebih dari selusin gugatan pelanggaran hak cipta, termasuk penyelesaian senilai USD 1,5 miliar atas tuduhan melatih kecerdasan buatan mereka menggunakan jutaan buku bajakan. Suno juga menghadapi beberapa gugatan pelanggaran hak cipta, termasuk gugatan kedua dari Sony Music dan Universal Music Group.
Pendiri sekaligus CEO Reservoir, Golnar Khosrowshahi, menuturkan kepada Music Business Worldwide bahwa industri musik kecerdasan buatan tidak boleh dibiarkan mengeksploitasi karya para pencipta lagu. Menurut Khosrowshahi, pihaknya akan terus mengadvokasi kerangka kerja yang mendukung kemajuan teknologi sekaligus melindungi karya kreatif yang menjadi inti dari industri musik.
Pelanggaran hak cipta terhadap artikel berita, musik, buku, dan seni telah menjadi isu besar. Sejumlah perusahaan kecerdasan buatan dituduh menyerap data dalam jumlah masif untuk melatih model kecerdasan buatan seperti Claude milik Anthropic, GPT buatan OpenAI, Gemini dari Google, dan Grok milik Elon Musk. Situs AI Lawsuit Tracker mencatat terdapat 145 gugatan pelanggaran hak cipta yang menargetkan perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan.
Temuan Peretasan dan Tuduhan Penghapusan Kredit
Dalam gugatan yang diajukan pekan lalu, Reservoir menyatakan bahwa Suno telah mengakui menyalin hampir seluruh file musik berkualitas wajar yang dapat diakses di internet terbuka. Pernyataan tersebut disampaikan Suno di pengadilan selama gugatan tahun 2024 yang diajukan oleh Universal Music Group, Sony Music Entertainment, dan Warner Music Group.
Pada musim panas lalu, seorang peretas meretas kode milik Suno dan mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut diduga mengeruk musik dan lirik dari platform seperti YouTube Music, Deezer, Genius, serta perpustakaan musik stok. Peretasan itu menunjukkan lebih dari dua juta klip dalam folder bernama youtube_music, serta ribuan jam musik dari basis data lirik Genius HQ, layanan streaming musik Deezer, dan situs musik stok Pond5.
Reservoir menyatakan dalam gugatannya bahwa Suno tidak sepenuhnya berfungsi sebagai platform bagi orang-orang untuk berkarya, melainkan sejak awal dimaksudkan untuk menggantikan para seniman yang karyanya disalin secara melanggar hukum. Langkah tersebut dilakukan dengan menjangkau langsung para pendengar seniman asli menggunakan pengganti buatan kecerdasan buatan yang meniru karya aslinya.
Reservoir juga menuduh Anthropic menggunakan alat ekstraksi teks bernama Newspaper yang menghapus pemberitahuan hak cipta dari materi tertulis. Reservoir menyebutkan bahwa model Claude dilatih sebagian menggunakan lirik yang dikumpulkan dari Common Crawl, sebuah perayap web yang secara tidak sengaja mengambil lirik dari situs berlisensi seperti Musixmatch dan LyricFind.






