GAMES

4 Kekurangan Xbox Series X yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli

4 Kekurangan Xbox Series X yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli
Daftar Isi
  1. Harga yang Naik Secara Drastis
  2. Xbox Game Pass Tidak Lagi Sebaik Dulu
  3. Semua Game Terbaik Xbox Dapat Dimainkan di PC
  4. Xbox Series X Kalah Kuat dari PS5 Pro

Konsol Xbox Series X masih dapat memberikan nilai yang solid, tetapi ada sejumlah faktor penting yang perlu dipahami sebelum membelinya. Mulai dari kenaikan harga yang drastis hingga persaingan performa dengan konsol lain, berikut adalah sejumlah hal negatif yang perlu dipertimbangkan terkait konsol buatan Microsoft tersebut.

Harga yang Naik Secara Drastis

Kekuatan pasar membuat harga Xbox Series X melambung tinggi sehingga jauh kurang menarik secara finansial dibandingkan saat pertama kali dirilis pada tahun 2020. Sebagian besar biaya konsol didorong oleh tingginya permintaan perusahaan global terhadap memori dan penyimpanan untuk pusat data kecerdasan buatan. Ketika pertama kali diluncurkan pada November 2020 seharga USD499, Xbox Series X tampak memiliki nilai yang relatif baik sebagai kotak kecil berkemampuan 4K di 60 fps dengan penelusuran sinar atau ray tracing.

Namun, rata-rata harga Xbox Series X berkisar antara USD725 hingga USD900 tergantung pada konfigurasi penyimpanan. Model berbasis diska 1TB umumnya dijual sekitar USD799, sementara versi digital putih atau Robot White dibanderol USD750. Bagi orang-orang dengan dana berlebih, investasi ini mungkin masih sepadan karena Xbox Series X merupakan konsol terkuat kedua di pasaran, namun kenaikan harga hingga 60 persen membuat perangkat keras yang menua ini menjadi jauh lebih sulit untuk dijual.

Xbox Game Pass Tidak Lagi Sebaik Dulu

Layanan berlangganan Xbox Game Pass dulunya menawarkan nilai yang luar biasa ketika pertama kali diluncurkan pada Juni 2017 seharga USD9,99 per bulan. Setelah mengalami kenaikan bertahap hingga USD19,99 per bulan pada Juli 2024, Microsoft sempat menaikkan harga Game Pass Ultimate menjadi USD29,99 pada Oktober 2025 sebelum akhirnya menurunkan biaya langganan bulanan tersebut menjadi USD22,99 akibat protes dari para penggemar.

Tingkatan Game Pass lainnya juga tidak lagi terasa ramah nilai seperti layanan aslinya. Game Pass Essential seharga USD9,99 per bulan merupakan layanan terbatas yang menawarkan sekitar 50 game, sementara Game Pass Premium seharga USD14,99 menyediakan akses ke lebih dari 200 judul untuk Xbox Series X dan S, PC, serta perangkat cloud. Meskipun demikian, kedua tingkatan tersebut tidak menyertakan rilis game pada hari pertama peluncuran yang memerlukan langganan Ultimate.

Selain itu, tingkatan Ultimate juga menuai kontroversi karena pembatasan streaming cloud yang kini dibatasi hingga 15 jam per bulan. Pengguna dapat membeli jam tambahan jika waktu tersebut habis, meskipun bermain game dalam jumlah tertentu masih memungkinkan pengguna untuk mendapatkan kembali nilai uang dari langganan tersebut.

Semua Game Terbaik Xbox Dapat Dimainkan di PC

Bagi para gamer berat, PC gaming berbasis Windows yang mumpuni saat ini merupakan cara terbaik untuk menikmati game Xbox Series X. Alih-alih membayar mahal untuk konsol berusia enam tahun, pengguna komputer atau laptop gaming dapat memainkan lebih dari 300 judul melalui PC Game Pass seharga USD13,99 per bulan, termasuk game eksklusif Microsoft pada hari pertama peluncuran seperti Gears of War: E-Day.

Perpustakaan game PC dan Xbox tidak sepenuhnya sama persis, namun hampir selalu ada game menarik yang bisa dimainkan. Sangat sedikit game yang benar-benar bersifat eksklusif konsol, dan diskon di platform seperti Steam juga sangat sering ditemukan.

Xbox Series X Kalah Kuat dari PS5 Pro

Konsol PS5 Pro jauh lebih bertenaga dibandingkan Xbox Series X dalam hal unit pemrosesan grafis atau GPU. Perangkat kelas atas milik Microsoft memiliki daya GPU sebesar 12,15 TFLOPS, sementara PS5 Pro mencapai 16,7 TFLOPS, di mana keduanya sama-sama mendukung penelusuran sinar melalui unit APU AMD RDNA kustom. Untuk bagian prosesor, keduanya sama-sama menggunakan cip AMD Zen 2 dengan 8 inti dan 16 utas, dengan PS5 Pro memiliki kecepatan jam yang sedikit lebih tinggi di angka 3,85 GHz dibandingkan 3,8 GHz milik Series X.

PS5 Pro memiliki keunggulan rendering grafis yang jelas sehingga mampu menjalankan banyak game pada resolusi yang lebih tinggi daripada Xbox Series X, meskipun tidak ada perbedaan besar pada bagian prosesornya. Hal tersebut membuat game dunia terbuka yang intensif prosesor tidak menunjukkan peningkatan bingkai per detik yang drastis dari konsol Pro. Game Grand Theft Auto VI juga dilaporkan memicu kelangkaan PS5 Pro di pasaran sekunder dengan harga jual bekas mencapai hampir USD1.400 dari harga edisi aslinya yang senilai USD899.

Game GTA VI hampir dipastikan akan tampil lebih baik di PS5 Pro berkat teknologi PlayStation Spectral Super Resolution atau PSSR 2.0 milik Sony. Kendati demikian, dalam hal performa, kedua konsol tersebut diperkirakan akan tetap berada di batas 30 fps.

Mungkin Anda Suka