Rockstar Games sengaja memperlambat ritme dunia Grand Theft Auto VI (GTA 6) dibandingkan pendahulunya, Grand Theft Auto V (GTA 5). Langkah ini diambil agar detail lingkungan, aktivitas penduduk, serta interaksi antar-karakter terasa jauh lebih realistis.
Penyesuaian Waktu dan Perilaku NPC
Seperti dilaporkan Kotaku pada Senin (2/11/2026), perubahan tersebut diungkap dalam wawancara bersama salah satu pimpinan Rockstar North, Rob Nelson. Ia menjelaskan bahwa sistem waktu dan kecepatan permainan seperti pada GTA 5 sudah tidak lagi sesuai dengan tingkat detail tinggi yang ingin dihadirkan oleh pengembang.
Nelson menyatakan dalam pengujian awal dunia GTA 6 yang memakai mekanisme waktu dari game terdahulu, semuanya terasa terlalu cepat. Berdasarkan alasan itu, Rockstar mengubah sejumlah aspek agar pengalaman bermain menjadi lebih alami, termasuk memperpanjang durasi matahari terbenam dan malam hari agar pemain bisa lebih menikmati suasana Vice City.
Perlambatan tempo ini turut memengaruhi perilaku karakter non-pemain (NPC) yang dirancang agar memberi respons lebih masuk akal terhadap tindakan pemain. Nelson mencontohkan bahwa dalam GTA 5, pemain bisa mengeluarkan senjata di hadapan pejalan kaki tanpa memicu reaksi signifikan kecuali senjata tersebut diarahkan langsung kepada mereka.
Penduduk dalam GTA 6 kini bisa bereaksi ketika melihat pemain membawa senjata, bahkan mampu membedakan antara karakter yang menggendong senjata di punggung dengan yang memegangnya secara langsung. Rockstar juga mengubah mekanisme pemanggilan kendaraan, di mana pemain harus memakai aplikasi Scooter Bros, membayar biaya pemesanan, dan menunggu seseorang mengantarkan mobil tersebut sementara kurir itu pergi menggunakan skuter bawaannya.
Pembatasan Perkembangan Cerita
Penyesuaian ritme ini tidak hanya diterapkan pada aktivitas di jalanan, tetapi juga pada perkembangan cerita agar pemain tidak bisa menyelesaikan misi utama secara terburu-buru. Salah satu contohnya adalah kewajiban mengumpulkan uang sebelum memperoleh pekerjaan baru, yang menciptakan jeda antarmisi sekaligus menyelaraskan alur cerita dengan situasi karakter.
Melalui pendekatan tersebut, pengembang ingin mengutamakan unsur realisme alih-alih mengandalkan gaya arcade yang lebih cepat seperti pada beberapa seri sebelumnya. Tempo permainan dengan demikian diharapkan dapat berjalan selaras bersama detail visual serta interaksi dunia yang sudah dikembangkan dalam kurun waktu bertahun-tahun.







