Proyek pengembangan Pasar Senen Blok VI di Jakarta Pusat kembali dilanjutkan setelah sempat mangkrak. Kelanjutan proyek ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar Jaya dan PT Best Green.
Tahap Pra-Konstruksi dan Rencana Groundbreaking
Kerja sama tersebut mencakup kegiatan perencanaan dan tahap pra-konstruksi yang saat ini sudah berjalan, seperti pembersihan lahan, pemagaran, pematangan lahan, hingga persiapan pengerjaan fondasi. Seperti dilaporkan detikcom, peletakan batu pertama atau groundbreaking dijadwalkan berlangsung pada bulan November 2026. Selepas agenda tersebut, proses pembangunan fisik akan memakan waktu selama 15 bulan hingga bangunan siap diserahterimakan kepada para pedagang.
Bangunan Pasar Senen Blok VI dirancang setinggi empat lantai dengan fasilitas area parkir di setiap lantainya. Selain itu, bagian atap atau rooftop gedung juga akan difungsikan sebagai area parkir tambahan, masjid, serta ruang serbaguna. Secara keseluruhan, fasilitas perniagaan ini sanggup menampung hingga 1.700 unit tempat usaha yang terbagi dalam bentuk los dan kios.
Konsep TOD dan Komitmen Pengembang
Pengembangan pasar ini mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) karena lokasinya yang terintegrasi langsung dengan berbagai moda transportasi umum. Lokasi pasar terhubung dengan layanan kereta api, KRL Commuter Line, bus TransJakarta, serta rencana pembangunan stasiun MRT di kawasan Senen.
Chief Business Development PT Best Green, Randy, menjelaskan pihaknya mempercepat tahap perencanaan dengan menerapkan konsep fast track agar pelaksanaan pembangunan bisa dimulai pada November 2026 mendatang. “Harapan pedagang agar pasar segera dibangun menjadi pegangan kami. Kami ingin para pedagang dapat segera kembali berjualan di tempat yang lebih baik,” ungkap Randy dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2028).
Seluruh rangkaian perjanjian kerja sama yang telah disepakati, ketersediaan pendanaan, serta tahapan pra-konstruksi yang sedang berjalan memastikan pembangunan ulang Pasar Senen Blok VI masuk ke fase eksekusi. Agenda groundbreaking pada November 2026 mendatang bakal menandai dimulainya konstruksi fisik gedung pasar yang baru secara menyeluruh.







