UMUM

Perjalanan Panjang Studio Laika Lewat Film Animasi Wildwood

Perjalanan Panjang Studio Laika Lewat Film Animasi Wildwood
Daftar Isi
  1. Proses Panjang dan Skala Produksi
  2. Inovasi Teknologi dan Material Boneka
  3. Menghidupkan Emosi Karakter Boneka

Karier panjang Caleb Deschanel di dunia perfilman Hollywood telah memberikannya banyak pengalaman sebagai sinematografer untuk berbagai film ternama. Namun, karya terbarunya dalam proyek animasi stop-motion Wildwood garapan studio Laika memberikan tantangan tersendiri yang jauh lebih rumit dari perkiraannya.

Proses Panjang dan Skala Produksi

Pekerjaan adaptasi buku berjudul sama karya pentolan The Decemberists, Colin Meloy, ini pertama kali hak ciptanya dibeli oleh CEO Laika Travis Knight pada tahun 2011. Menurut laporan The Verge, proses produksi baru dimulai satu dekade kemudian dengan total waktu pengerjaan yang telah dilalui Knight mencapai enam belas tahun karena keterikatan emosional yang mendalam terhadap kisah tersebut.

Sebagai produksi terbesar yang pernah dikerjakan oleh studio Laika, Wildwood mengisahkan petualangan seorang anak perempuan bernama Prue yang memasuki hutan terlarang di sekitar Portland untuk menyelamatkan adiknya. Perjalanan tersebut mempertemukannya dengan dunia fantasi berisi sihir, hewan yang bisa berbicara, serta faksi-faksi yang saling berperang, yang divisualisasikan melalui keterlibatan hampir 50 animator dan lebih dari 200 boneka.

Inovasi Teknologi dan Material Boneka

Kepala Animasi Brad Schiff menyampaikan bahwa filosofi studio selalu memadukan kerajinan tradisional dengan teknologi modern. Setiap proyek baru selalu diiringi dengan pengembangan teknik lanjutan dari film-film sebelumnya, seperti penerapan diafragma pada dada karakter di film Missing Link untuk menciptakan ilusi pernapasan yang kini menjadi standar boneka Laika.

Kepala Karakter dan Efek Praktis Oliver Jones menjelaskan bahwa banyak kemajuan dalam Wildwood berfokus pada material, termasuk penggunaan kain yang lebih fleksibel serta rekayasa silikon baru yang lebih ringan dan tahan lama dibandingkan busa lateks konvensional. Kompleksitas skala produksi yang masif juga mendorong penerapan sistem pelacakan baru agar tidak ada boneka yang tersesat di berbagai area studio.

Menghidupkan Emosi Karakter Boneka

Di balik rangkaian adegan kolosal seperti pertempuran epik selama dua belas menit yang disebut Knight sebagai hal paling menantang secara teknis, tujuan utama dari seluruh inovasi tersebut adalah menghadirkan kemanusiaan pada boneka. Travis Knight menyatakan bahwa momen paling membanggakan justru lahir dari adegan-adegan sunyi yang intim, di mana para animator mampu menghidupkan ekspresi duka dan rahasia mendalam dari karakter boneka yang terbuat dari baja, silikon, dan kain.

Pengembangan yang konsisten selama lebih dari dua dekade keberadaan studio Laika lewat film-film terdahulu menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Wildwood. Kolaborasi antara para veteran Laika dan animator muda yang sebelumnya terinspirasi oleh film Coraline kini telah merampungkan penayangan Wildwood di bioskop.

Sumber: The Verge

Mungkin Anda Suka