Teknologi nirkabel bersiap menghadapi peningkatan kecepatan yang signifikan dalam waktu dekat. Bluetooth Special Interest Group selaku asosiasi dagang yang mengawasi standar Bluetooth secara resmi memperkenalkan Bluetooth High Data Throughput sebagai pembaruan utama yang tergabung dalam standar Bluetooth Core 7.0 pada Kamis, seperti dilaporkan CNET.
Revisi tersebut meningkatkan performa Bluetooth Low Energy dengan mendongkrak laju bit maksimum hingga 7,5Mbps. Angka ini secara efektif melipatgandakan kapasitas throughput dari teknologi LE 2M yang ada saat ini, dengan perangkat yang kompatibel dijadwalkan mulai membanjiri pasaran pada tahun 2027.
Manfaat untuk Perangkat Pengguna
Pembaruan ini membawa angin segar bagi para pengguna ponsel, tablet, laptop, hingga pengeras suara cerdas. Bluetooth tetap menjadi standar nirkabel jarak menengah hingga pendek yang paling populer untuk menghubungkan berbagai perangkat. Peluncuran skala besar ini akan dimulai dari sektor audio nirkabel premium seperti earbud, sebelum merambah ke berbagai aplikasi lainnya.
Aplikasi lain yang dimaksud mencakup komputasi spasial, pertukaran informasi terkait kecerdasan buatan dengan perangkat lokal, koneksi perangkat sandang kesehatan, hingga berbagai perangkat rumah pintar. Contoh pengaplikasiannya meliputi pemutaran musik melalui speaker cerdas atau pengaturan lampu pintar.
Øyvind Strøm selaku wakil presiden eksekutif unit bisnis jarak pendek di Nordic Semiconductor menyatakan dalam keterangannya, seperti dikutip dari CNET, bahwa teknologi baru ini memungkinkan jam tangan pintar menyinkronkan data latihan kaya sensor selama berjam-jam ke ponsel dalam hitungan detik. Selain itu, kacamata pintar juga mampu menghadirkan pengalaman kecerdasan buatan yang lebih kaya dengan mengalihkan data untuk diproses, sementara produk rumah pintar dapat menyelesaikan pembaruan perangkat lunak tanpa waktu henti yang terlihat oleh pengguna.
Peningkatan Lapisan Fisik dan Efisiensi Baterai
Lonjakan kecepatan ini didorong oleh perubahan terbesar dalam pembaruan tersebut, yakni lapisan fisik baru untuk Bluetooth. Sebagai fondasi yang terlibat dalam transmisi serta penerimaan sinyal data, peningkatan pada lapisan fisik memberikan dampak yang sangat besar pada seluruh komunikasi Bluetooth.
Skema modulasi baru memungkinkan lapisan fisik mengelola data secara lebih efisien serta mengirimkan data lebih banyak sekaligus, yang menjadi alasan peningkatan kecepatan tersebut menjadi sangat signifikan. Berbagai peningkatan ini juga menjadikan standar baru tersebut jauh lebih efisien dalam menghemat daya baterai untuk berbagai penggunaan.
Dampaknya, kunci pintu pintar dapat bertahan lebih lama sebelum pengguna harus mengganti baterai, sementara earbud tidak perlu terlalu cepat dikembalikan ke wadah pengisian dayanya. Perangkat andalan pertama yang mengusung teknologi ini diperkirakan akan muncul pada awal tahun 2027, meskipun belum ada tanggal pasti yang diumumkan dan sektor audio nirkabel akan menjadi yang pertama mendapatkannya.








