Pusat Siber Angkatan Darat (PUSSIBERAD) bekerja sama dengan platform edukasi pemrogram Codepolitan resmi menggelar Kartika Cyber Hackathon 2026. Ajang ini menantang para developer, praktisi keamanan siber, mahasiswa, hingga komunitas teknologi di Tanah Air untuk menciptakan inovasi berorientasi kecerdasan buatan dan pertahanan siber guna memperkuat infrastruktur digital TNI Angkatan Darat.
Kompetisi ini dapat diikuti baik secara individu maupun tim yang beranggotakan satu hingga tiga orang. Selama empat minggu periode pengerjaan, para peserta diberi ruang untuk menguji keterampilan teknis serta merancang prototipe solusi siber yang relevan dengan tantangan nasional.
Kategori Tantangan dan Hadiah
Kartika Cyber Hackathon 2026 menghadirkan empat kategori tantangan utama yang dapat dipilih peserta sesuai fokus dan keahlian mereka, yaitu penindakan yang berfokus pada pengembangan solusi teknis untuk penanganan insiden dan penanggulangan ancaman siber secara cepat.
Kategori berikutnya adalah penangkalan yang berfokus pada upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengurangan risiko serangan siber, serta dukungan teknologi yang mencakup pengembangan infrastruktur dan teknologi pendukung kebutuhan keamanan siber.
Selain itu, terdapat kategori siber sosial yang berfokus pada penanganan aspek sosial dan dinamika ruang publik digital yang berkaitan dengan keamanan siber. Penyelenggara menyiapkan total hadiah apresiasi senilai lebih dari Rp 100,7 juta, trofi atau plakat, keanggotaan kelas online Codepolitan selama satu tahun, bootcamp ethical hacking JagoanSiber sebanyak delapan sesi live, serta sertifikat digital bagi seluruh peserta yang mengumpulkan karya.
Golden Ticket Bintara Siber TNI AD
Daya tarik paling istimewa dari ajang ini adalah kesempatan karier militer di bidang siber. Anggota tim peraih Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 berhak mendapatkan Golden Ticket Seleksi Bintara Siber TNI AD.
Selain itu, prototipe yang dinilai potensial juga berpeluang untuk dipertimbangkan masuk ke tahap pengembangan lebih lanjut atau dimanfaatkan langsung oleh institusi TNI Angkatan Darat.
CEO dan Founder Codepolitan, Kresna Galuh D. Herlangga, menyatakan bahwa acara ini bukan sekadar kompetisi teknologi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara komunitas teknologi, sipil, dan institusi militer. Pihaknya ingin menunjukkan bahwa keahlian dan inovasi yang dimiliki para talenta Indonesia dapat menjadi kontribusi nyata bagi keamanan negara, seperti dilaporkan detikINET.
Tahap Final
Selama proses pengerjaan, peserta akan dibekali dua sesi webinar gratis untuk memperdalam wawasan teknis. Dari seluruh peserta yang mengirimkan proposal, dokumentasi teknis, dan video demonstrasi prototipe, sebanyak 10 tim finalis dengan nilai tertinggi akan diundang ke Jakarta.
Babak final akan diselenggarakan secara luring bersamaan dengan gelaran Kartika Cyber Conference di Hotel Aston Kartika, Jakarta.







