Daftar Isi
Tren perangkat pelacak kebugaran tanpa layar kini semakin diminati oleh konsumen. Whoop, yang mempelopori kategori ini sejak 2015, berhasil meraih pendanaan sebesar 575 juta dolar AS dengan valuasi perusahaan mencapai 10 miliar dolar AS pada Maret lalu. Persaingan di sektor ini semakin memanas setelah Google meluncurkan Fitbit Air sebagai kompetitor utamanya.
Seperti dilaporkan Engadget, peluncuran Fitbit Air menjadi jawaban Google untuk menantang dominasi Whoop. Kedua perangkat tersebut sama-sama mampu memantau aktivitas fisik, kualitas tidur, serta tanda-tanda vital pengguna melalui aplikasi pendamping yang serba lengkap.
Perbedaan Desain dan Daya Tahan Baterai
Fitbit Air dirancang dengan ukuran yang lebih tipis dibandingkan dengan perangkat Whoop. Namun, desain yang lebih ringkas ini berpengaruh pada kapasitas baterai, di mana Fitbit Air hanya mampu bertahan hingga tujuh hari dalam satu kali pengisian daya penuh.
Di sisi lain, model Whoop terbaru seperti Whoop 5.0 dan Whoop MG memiliki daya tahan baterai hingga lebih dari 14 hari. Whoop juga menyediakan aksesori pengisi daya nirkabel yang dapat dipasang langsung pada tali gelang saat digunakan, sehingga pengguna tidak perlu melepas perangkat dari pergelangan tangan saat mengisi baterai.
Fitur Aplikasi dan Asisten Kecerdasan Buatan
Kedua produsen melengkapi produk mereka dengan asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) di dalam aplikasi pendamping. Aplikasi Whoop menyajikan data yang sangat terperinci mengenai tingkat beban fisik (strain) dan pemulihan tubuh, lengkap dengan frekuensi sampel detak jantung yang lebih tinggi. Whoop juga lebih unggul dalam mendeteksi jenis olahraga secara otomatis, serta berencana menghadirkan fitur konsultasi video dengan tenaga medis berlisensi.
Sementara itu, aplikasi Google Health pada Fitbit Air memiliki antarmuka yang lebih sederhana dan mudah dipahami oleh pengguna awam. Asisten AI Coach milik Google terasa lebih natural saat diajak berdiskusi, baik untuk mencatat asupan makanan harian maupun memberikan saran penyesuaian jadwal latihan saat pengguna mengalami nyeri otot.
Model Langganan dan Perincian Harga
Perbedaan paling signifikan terletak pada sistem langganan dan biaya pemakaian. Fitbit Air dijual seharga 100 dolar AS untuk unit perangkat kerasnya. Pengguna masih dapat menikmati fitur pemantauan dasar secara gratis tanpa langganan, atau memilih untuk berlangganan Google Health Premium seharga 100 dolar AS per tahun (atau 10 dolar AS per bulan) setelah masa uji coba gratis selama tiga bulan. Layanan premium ini juga sudah mencakup pengguna yang berlangganan Google AI Pro atau Ultra.
Berbeda dengan Google, Whoop mewajibkan sistem keanggotaan penuh agar perangkat dapat digunakan. Unit perangkat keras sudah termasuk dalam paket langganan Whoop One yang dibanderol 199 dolar AS per tahun (dengan promosi tahun pertama sebesar 149 dolar AS atau pilihan 25 dolar AS per bulan). Whoop juga menawarkan tingkatan langganan tertinggi seharga 359 dolar AS per tahun. Untuk wilayah di luar Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Uni Eropa, dan Inggris, keanggotaan Whoop disediakan bersama sensor Whoop 4.0 rekondisi bersertifikat (certified pre-owned).
Berdasarkan perbedaan fitur dan skema harga tersebut, Fitbit Air menjadi pilihan yang lebih terjangkau dan praktis bagi pengguna umum. Sementara itu, perangkat Whoop lebih cocok bagi atlet profesional atau penggiat olahraga intensif yang membutuhkan analisis data kebugaran tingkat lanjut.








