Cara menghitung masa subur adalah sesuatu yang penting diketahui oleh semua orang terutama wanita.
Hal ini juga salah satu yang sering dicari oleh pasangan suami istri, seringnya pasutri yang baru menikah.
Biasanya mereka menghitung masa subur agar segera mendapatkan buah hati. Nah bagaimana caranya, pelajari caranya berikut.
Daftar Isi
Cara Menghitung Masa Subur Paling Gampang
Berikut merupakan cara menghitung masa subur seseorang. Dengan menghitung masa subur ini, dapat bermanfaat untuk mempercepat mendapatkan kehamilan.
Selain itu, bisa juga digunakan untuk menghindari berhubungan intim guna mencegah kehamilan, biasanya disebut juga KB alami atau kalender.
1. Pelajari Terlebih Dahulu Siklus Haid Wanita
Ada hal yang harus dilakukan untuk menghitung masa subur. Apakah itu, yaitu dengan mempelajari terlebih dulu siklus haid atau siklus menstruasi.
Siklus menstruasi normalnya adalah 21 hingga 35 hari. Nah hari pertama dalam siklus menstruasi merupakan hari pertama terjadinya haid atau datang bulan.
Ditandai dengan meluruhnya dinding rahim yang keluar bersama darah melalui vagina. Dalam prosesnya nanti akan terjadi yang namanya ovulasi.
Di mana lepasnya sel telur yang sudah matang dari ovarium. Perlu diketahui, sel telur berkembang dalam ovarium pada saat haid.
2. Pelajari Tentang Terjadinya Ovulasi
Cara menghitung masa subur selanjutnya yaitu dengan mempelajari kapan terjadinya ovulasi tersebut.
Ovulasi ini terjadi pada 12 hingga 14 hari hari pertama terjadinya haid atau menstruasi. Masa ovulasi ini tidaklah sama antara wanita yang satu dengan yang lainnya.
Bergantung dengan siklus haid orang tersebut. Jika siklus haidnya pendek, misal 22 hari, bisa dipastikan masa ovulasinya juga singkat, hanya beberapa hari setelah haid selesai.
3. Cara Menghitung Masa Subur Dengan Perkiraan Pada Masa Ovulasi
Cara menghitung masa subur yaitu berada pada waktu terjadinya ovulasi. Berkisar antara lima hari sebelum terjadinya ovulasi.
Pada umunya, masa subur wanita itu terjadi 12 hingga 16 hari sebelum menstruasi berikutnya.
Rata-rata terjadi diantara hari 10 hingga hari 17 sesudah hari pertama haid terakhir. Hal di atas berlaku untk wanita dengan siklus haid yang teratur, yaitu 28 hari.
4. Rumus Menghitung Masa Subur
Rumus menghitung masa subur yaitu dengan mengetahui siklus terpendek menstruasi. Rumusnya yaitu “Siklus terpedek-18”.
Contohnya, siklus terpendek menstruasi adalah 26 hari. Maka 26 akan dikurangi dengan 18. Hasilnya : 8.
Angka 8 ini akan menjadi hari pertama berada di posisi paling subur.
Masa ini pas sekali untuk melakukan hubungan seksual bagi yang ingin cepat mendapatkan kehamilan.
Namun bagi yang ingin menunda kehamilan sebaiknya menghindari masa subur ini atu bisa dengan menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan.
Rumus kedua menghitung masa subur yaitu dengan mengetahui siklus terpanjang mestruasi. Rumusnya yaitu “Siklus terpanjang -11”.
Contohnya, siklus terpanjang menstruasi adalah 30 (tiga puluh) hari. Maka 30 akan dikurangi 11. Hasilnya 19.
Angka 19 menjadi hari terakhir paling subur. Jadi kesimpuannya adalah siklus menstruasi wanita yaitu 27 hingga 30 hari, yang mana masa paling subur berada pada hari 9 sampai hari 19.
Bagaimana, mudah bukan cara menghitung masa subur?
Bisa dilakukan sendiri dari rumah. Yang jelas, selain masa subur, kehamilan juga ditentukan bagaimana kemapuan sperma tersebut dalam menjangkau sel telur yang akan dibuahi.
Pastikan juga melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan agar mendapatkan perhitungan yang lebih valid atau akurat.