Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia – Platform pesan instan WhatsApp memperkuat benteng pertahanan privasi dengan memperkenalkan tiga fitur keamanan baru. Deretan fitur anyar ini dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra serta kontrol penuh bagi pengguna atas akun masing-masing.
“Di WhatsApp, percakapan Anda hanya milik Anda dan orang yang mengobrol dengan Anda. Itulah sebabnya kami membangun enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) secara default, dan terus menambahkan cara-cara baru agar akun tetap aman dan berada dalam kendali Anda,” tulis pihak WhatsApp dalam keterangan resminya.
Masuk Akun Lebih Praktis dengan Passkey
Fitur pertama yang dihadirkan adalah Passkey, di mana pengguna kini dapat masuk kembali ke akun WhatsApp dengan lebih mudah dan aman. Metode ini memanfaatkan pemindai sidik jari, pemindai wajah, atau kode penguncian layar ponsel.
Fitur tersebut membuat proses verifikasi diri menjadi lebih cepat tanpa perlu repot mengingat atau menunggu kiriman kode SMS maupun PIN. Setiap akun juga didukung untuk mendaftarkan lebih dari satu Passkey, dan sudah bisa diakses oleh pengguna Android maupun iOS melalui menu Pengaturan > Akun > Passkey.
Verifikasi Dua Langkah yang Lebih Kuat
Langkah pengamanan berikutnya menyasar fitur verifikasi dua langkah, di mana WhatsApp menaikkan standar keamanannya dengan meninggalkan sistem PIN konvensional enam digit angka.
Sebagai gantinya, pengguna dapat mengunci akun menggunakan kata sandi penuh yang lebih panjang. Sandi tersebut berisi kombinasi alfanumerik serta dapat ditambahkan karakter khusus demi mencegah aksi pembobolan akun secara paksa.
Penangkal Telepon Misterius dari Nomor Asing
Fitur pamungkas yang dihadirkan adalah kemampuan mendeteksi informasi detail dari akun asing yang melakukan panggilan. Khusus bagi pengguna Android, WhatsApp akan menampilkan informasi tambahan apabila terdapat penelepon tak dikenal yang tidak tersimpan di dalam daftar kontak.
Informasi yang dimunculkan mencakup asal negara dari nomor penelepon hingga keterangan apakah pengguna dan penelepon tersebut berada di dalam grup WhatsApp yang sama.
“Penipu mengandalkan urgensi. Kini, Anda bisa menenangkan diri dengan mencari informasi selengkapnya sebelum menjawab,” tegas pihak WhatsApp terkait peluncuran rangkaian fitur baru yang diharapkan dapat menghindarkan pengguna dari ancaman kejahatan siber, peretasan, hingga modus penipuan online.








