Daftar Isi
Penipuan daring yang mengatasnamakan iPhone Duo mulai bermunculan di berbagai negara. Seperti dilaporkan detikcom, perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan sejumlah situs palsu yang memanfaatkan tingginya minat terhadap ponsel lipat pertama keluaran Apple tersebut untuk menjerat calon konsumen melalui tawaran diskon, pemesanan khusus, hingga pengecekan ketersediaan barang.
Modus Operandi Situs Palsu iPhone Duo
Situs-situs penipuan tersebut sengaja dirancang menyerupai laman resmi Apple demi mengecoh korban. Pelaku menggunakan berbagai cara seperti memasang penghitung waktu mundur, meminta data pribadi, serta mengarahkan pembeli agar melanjutkan komunikasi lewat saluran privat.
Kaspersky menemukan setidaknya tiga modus berbeda, salah satunya situs berbahasa Inggris yang menawarkan potongan harga sebesar 25 persen. Laman tersebut dibuat mirip toko resmi Apple dan dilengkapi penghitung waktu mundur selama 30 menit agar calon pembeli merasa terburu-buru dan bertransaksi tanpa memeriksa keabsahan situs.
Alih-alih meminta rincian kartu kredit secara langsung, situs abal-abal itu meminta pengunjung mengisi nama, kontak, serta alamat pengiriman. Selanjutnya, pelaku mengeklaim seorang manajer akan menghubungi korban untuk mengatur proses pembayaran dan pengiriman.
Modus berikutnya adalah situs multibahasa yang memungkinkan pengunjung memilih bahasa dan mata uang transaksi sambil menampilkan spesifikasi iPhone Duo agar tampak autentik. Pelaku bahkan berdusta dengan menyebut korban akan diarahkan ke laman resmi Apple untuk menyelesaikan pembayaran.
Sementara itu, modus ketiga ditemukan pada situs berbahasa Portugis yang meminta nomor WhatsApp serta alamat email dengan dalih memeriksa ketersediaan perangkat. Informasi pribadi tersebut berpotensi disalahgunakan untuk melancarkan serangan rekayasa sosial atau social engineering.
Target Menggiurkan dan Jadwal Rilis
Senior Web Content Analyst Kaspersky, Olga Altukhova, menyatakan bahwa peluncuran perangkat unggulan selalu menjadi celah bagi penjahat siber karena antusiasme tinggi cenderung menurunkan kewaspadaan masyarakat. Menurutnya, pembeli gawai flagship merupakan target empuk lantaran mereka sudah menyiapkan anggaran besar sehingga lebih rentan membagikan data pribadi maupun pembayaran.
Di Indonesia sendiri, masa pemesanan awal atau preorder iPhone Duo telah dibuka sejak tanggal 23 Oktober 2026, sementara penjualan perdananya dijadwalkan pada 30 Oktober 2026. Perangkat premium ini dibanderol mulai harga Rp45.678.910 untuk varian memori 256GB hingga mencapai Rp75.999.000 untuk kapasitas 2TB. Meskipun temuan Kaspersky tersebar di berbagai negara, belum ada konfirmasi apakah modus serupa sudah menargetkan konsumen di Tanah Air.
Tips Terhindar dari Penipuan
Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, Kaspersky membagikan sejumlah langkah pencegahan bagi masyarakat yang ingin meminang iPhone Duo maupun perangkat elektronik lainnya.
- Beli melalui toko resmi, distributor, atau penjual terpercaya.
- Periksa cermat alamat URL, ejaan nama perusahaan, serta domain sebelum membagikan data atau bertransaksi.
- Hindari godaan diskon tidak masuk akal, terlebih yang memakai penghitung waktu mundur untuk mendesak transaksi.
- Lindungi data pembayaran dengan memanfaatkan kartu virtual guna membatasi paparan informasi rekening utama.
- Nyalakan autentikasi dua faktor pada akun penting dan pantau riwayat transaksi secara rutin.
- Gunakan perangkat lunak keamanan yang dilengkapi fitur anti-phishing untuk mendeteksi situs penipuan.
Kaspersky mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi keaslian penawaran serta mengecek harga resmi melalui kanal penjualan yang kredibel sebelum menyerahkan informasi pribadi maupun melakukan pembayaran.







