Sebelum era layar sentuh mendominasi industri seluler, Nokia pernah menjadi penguasa pasar global dengan berbagai perangkat yang melekat di ingatan jutaan orang. Liputan6.com merangkum tujuh HP Nokia terbaik sepanjang masa dari berbagai sumber pada Selasa (27/10/2026), mulai dari perangkat tahan banting hingga ponsel gaming revolusioner.
Nokia 3310
Perangkat ini diumumkan pada 1 September 2000 dan dirilis pada kuartal akhir tahun yang sama untuk menggantikan Nokia 3210, dengan angka penjualan global melampaui 126 juta unit. Ketahanan fisik menjadi keunggulan utama perangkat ini karena baterainya mampu bertahan hingga 245 jam dalam mode siaga serta bodinya yang sangat tangguh.
Kehadiran game Snake II turut mendongkrak popularitas perangkat ini di berbagai kalangan lintas generasi. Nokia bahkan meluncurkan kembali versi modern dari ponsel ini pada 2017 dengan dukungan layar warna dan kamera.
Nokia 6600
Dirilis pada 16 Juni 2003 dan mulai dipasarkan di Eropa pada Oktober tahun yang sama, ponsel ini menjalankan sistem operasi Symbian OS 7.0s dengan antarmuka Series 60. Keberadaan kamera bawaan, slot kartu MMC, serta dukungan aplikasi pihak ketiga membuat perangkat kelas menengah atas ini sangat menonjol pada masanya.
Selama masa peredarannya, ponsel ini terjual sekitar 150 juta unit dan sempat muncul dalam film Hollywood berjudul Cellular pada 2004. Pengguna juga dimungkinkan untuk memasang tema pribadi melalui Nokia Symbian Theme Studio.
Nokia E71
Diperkenalkan pada 8 Mei 2008, perangkat dari lini Eseries ini ditujukan khusus bagi para profesional kantor dengan mengusung papan ketik QWERTY penuh. Sistem operasi yang digunakan adalah Symbian OS versi 9.2 dengan antarmuka Series 60 edisi ketiga generasi kedua.
Bodinya tergolong tipis untuk ukuran ponsel berkeyboard fisik, namun sudah dilengkapi konektivitas Wi-Fi, GPS, serta kamera 3,2 megapiksel. Perangkat ini sukses meraih penghargaan Highly Commended di ajang GSMA Awards 2009 dan sering disetarakan dengan BlackBerry pada masanya.
Nokia N-Gage
Ponsel yang memadukan fungsi komunikasi dan konsol game genggam ini dirilis pada 7 Oktober 2003 untuk menantang dominasi Game Boy Advance dari Nintendo. Perangkat ini berjalan di atas Symbian OS 6.1 dan memanfaatkan kartu MMC sebagai media penyimpanan kaset game.
Meskipun harus dihentikan produksinya pada 2006 akibat bentuk bodi dan tata letak tombol yang dinilai kurang nyaman, konsep permainan nirkabel dan daring yang dibawanya menjadi pelopor bagi ponsel cerdas masa kini.
Nokia N95
Mulai dipasarkan pada 27 Maret 2007 di Eropa dengan harga sekitar 550 euro, Nokia mengategorikan perangkat bersistem operasi Symbian OS versi 9.2 ini sebagai komputer multimedia. Desain geser dua arah yang memisahkan tombol telepon dan navigasi multimedia menjadi ciri khas fisiknya.
Kamera beresolusi 5 megapiksel yang didukung lensa Carl Zeiss serta fitur GPS terintegrasi melengkapi spesifikasi unggulannya. Kehadiran fitur-fitur tersebut dinilai mampu mengimbangi persaingan dengan kemunculan iPhone generasi pertama pada tahun yang sama.
Nokia 1100
Diumumkan pada 27 Agustus 2003, perangkat ini disasarkan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi di negara berkembang seperti India, Rusia, dan China dengan harga terjangkau. Fitur senter bawaan, daya tahan baterai hingga 400 jam siaga, serta bodi yang kokoh menjadi daya tarik utamanya.
Pencapaian penjualannya menembus angka lebih dari 250 juta unit di seluruh dunia, menjadikannya ponsel terlaris sepanjang masa serta produk elektronik konsumen yang mengalahkan rekor konsol PlayStation 2.
Nokia 8110
Ponsel pertama dari seri 8000 kelas atas ini diumumkan pada 9 September 1996 dengan desain bodi melengkung saat penutup bawah digeser ke bawah. Mekanisme geser tersebut berfungsi ganda sebagai mikrofon sekaligus pelindung tombol.
Perangkat yang dijuluki banana phone ini meroket popularitasnya setelah dipakai oleh karakter Neo dalam film The Matrix pada 1999. Permintaan pasar yang tinggi mendorong Nokia untuk menghadirkan versi pembaruannya bertajuk Nokia 8110 4G pada 2018.








