Daftar Isi
Menghabiskan waktu sekitar 20 menit untuk mencoba langsung iPhone Duo di toko Apple University Village, Seattle, memberikan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan sekadar menonton video ulasan. Perangkat lipat terbaru dari Apple ini sebelumnya sempat dinilai sebagai barang mewah yang tidak perlu oleh sebagian kalangan, terutama dengan banderol harga 2.000 dolar AS dan spesifikasi kamera yang tertinggal dari iPhone 18 Pro.
Kesan Pertama pada Animasi Pembuka
Menurut CNET, efek pembukaan pada iPhone Duo terasa sangat khas gaya Apple yang dipenuhi unsur keunikan dan kejutan menyenangkan. Meskipun secara fungsional animasi kaca transparan tersebut tidak esensial karena layar bagian dalam tidak persis sama dengan tampilan luar, transisi tersebut menunjukkan bahwa ponsel lipat tidak harus meniru pengalaman ponsel biasa dengan layar yang sekadar diperbesar.
Pengoperasian Multitasking dan Tampilan Aplikasi
Pengguna perlu mempelajari gerakan baru untuk menjalankan fitur multitasking dengan layar utama berukuran 7,6 inci. Berdasarkan panduan petugas toko, pengguna harus melakukan sapuan setengah layar dan menyeret jari ke sisi kiri atau kanan, yang menghadirkan nuansa mirip SplitView pada iPadOS.
Terkait tampilan aplikasi di layar bagian dalam, Apple menempatkan ikon aplikasi di sisi sebelah kanan sedangkan sisi kiri dibiarkan kosong atau diisi widget foto berukuran penuh. Desain ini dipilih untuk menjaga keselarasan objek dengan animasi pembuka agar pengguna tidak merasa bingung dengan perpindahan tata letak aplikasi.
Penggunaan Kamera dan Berbagai Mode Lipat
Ponsel lipat ini memiliki empat kamera yang terdiri dari kamera depan, kamera utama serta ultrawide di bagian belakang, dan kamera bawah layar di bagian interior. Pengguna dapat memanfaatkan layar luar untuk menampilkan pratinjau bidikan kamera utama saat mengambil foto selfie, atau menggunakan fitur seperti Kid Cue dengan animasi Snoopy untuk menarik perhatian anak-anak agar melihat ke arah kamera.
Selain itu, akselerometer pada perangkat melacak berbagai posisi lipatan yang disebut sebagai pose. Saat perangkat ditekuk hingga sudut 90 derajat menyerupai laptop, antarmuka layar akan menyesuaikan konten secara otomatis antara layar atas dan bawah.
Untuk menguji ketahanan fisik dari perangkat ini, CNET merancang sebuah mesin khusus bernama Fold-a-Phone guna menguji seberapa sering ponsel lipat buatan Apple tersebut dapat dibuka dan ditutup.






