Kabar mengenai rencana Samsung untuk mengganti antarmuka ponsel pintar mereka sempat beredar luas di media sosial. Meski demikian, laporan dari Engadget menyebutkan bahwa One UI tampaknya tidak akan benar-benar diganti dengan nama baru dalam waktu dekat.
Asal-usul Rumor Pergantian Nama
Spekulasi ini bermula pada tanggal 11 Oktober melalui sebuah unggahan di platform X oleh akun bernama phonefuturist. Unggahan tersebut mengeklaim bahwa versi antarmuka Samsung berikutnya akan semakin mengandalkan kecerdasan buatan dan menyebutnya dengan istilah Galaxy OS berdasarkan keterangan dari narasumber anonim. Sejumlah media kemudian memberitakan informasi ini dengan menyebut Galaxy OS sebagai paket perangkat lunak baru yang disiapkan untuk menggantikan One UI.
Setelah berbagai pemberitaan tersebut muncul, pembuat unggahan pertama memberikan klarifikasi bahwa One UI tidak sedang diganti. Ia menjelaskan bahwa penggunaan istilah tersebut merupakan sebuah kesalahan terjemahan. Berita mengenai perubahan besar ini sempat dikaitkan dengan rumor lain yang menyebutkan bahwa One UI 10 akan membawa banyak pembaruan signifikan.
Alasan One UI Kecil Kemungkinan Diganti
One UI telah menjadi andalan Samsung sejak tahun 2018 untuk menyamakan fitur dan desain antarmuka di seluruh perangkat mereka. Sebelum One UI, Samsung sempat menggunakan antarmuka lama seperti Samsung Experience dan TouchWiz. Meskipun antarmuka sebelumnya sering mendapat kritik, One UI justru diterima dengan sangat baik dan dinilai sebagai salah satu penyesuaian sistem Android terbaik.
Perangkat lunak ini mencakup berbagai fungsi mulai dari aplikasi cuaca hingga alat penyuntingan tangkapan layar. Samsung juga tengah menjalankan peluncuran pembaruan yang memperbaiki dukungan untuk ponsel lipat serta berbagai bentuk perangkat lainnya. Mengganti ekosistem perangkat lunak yang sedang berjalan dengan baik pada seluruh ponsel dan tablet buatan Samsung dinilai sebagai langkah yang belum mendasar untuk dilakukan saat ini.






