Alih-alih mengunduh aplikasi tambahan, semakin banyak agen kecerdasan buatan (AI) yang dapat diajak berinteraksi layaknya manusia biasa melalui pesan teks. Asisten berbasis teks ini mampu mengingat konteks, terhubung ke berbagai layanan yang sering digunakan, serta merampungkan tugas seperti menjadwalkan agenda, meriset perjalanan, hingga berbelanja secara daring.
Asisten Personal Serbaguna dan Produktivitas
Instinct menjadi salah satu agen AI paling populer saat ini setelah meraih valuasi sebesar USD10 miliar berkat pendanaan senilai USD1 miliar. Agen ini dapat diakses via teks maupun suara dan terhubung ke perangkat seperti Google Workspace untuk merencanakan liburan, membeli bahan makanan, hingga membatalkan langganan. Selain itu, Instinct mulai menyediakan alamat email khusus agar agen dapat mengelola akun pengguna secara mandiri.
Ask Proxy menonjol dengan kemampuan berpikir proaktif dan mengantisipasi kebutuhan pengguna. Layanan personal ini dibanderol USD1 per hari dan dapat diakses melalui SMS. Sementara itu, Caddy beroperasi di iMessage dan RCS untuk mengolah informasi yang tersebar di ponsel menjadi tindakan nyata seperti menjadwalkan agenda dan membuat pengingat sejak versi beta publik pada April 2026.
Comma dirancang untuk menangani tugas harian dan pekerjaan melalui peramban serta aplikasi perpesanan seperti Signal dan Telegram secara gratis serta sumber terbuka. Pilihan lainnya adalah Folk yang berjalan di cloud pribadi untuk mengeksekusi tugas bertingkat, serta Iris yang ditenagai oleh Hermes Agent untuk mendelegasikan tugas lewat iMessage.
Martin hadir sebagai asisten general-purpose lewat SMS, telepon, WhatsApp, hingga Slack dengan biaya mulai dari USD21 per bulan. Maverick menawarkan pendamping AI di pesan teks untuk memperbaiki salah ketik hingga membatalkan langganan dengan tarif versi Pro sekitar USD30,25 per bulan. Pally menghubungkan informasi dari WhatsApp, Gmail, serta Google Drive, sedangkan Poke menangani kalender dan rumah pintar yang bahkan disetujui Apple untuk platform Messages for Business.
Rene berfungsi sebagai kontak utama berbasis teks yang dapat menulis kode, meriset, hingga membuat salindia di iMessage, Telegram, serta WhatsApp. Skye bertindak sebagai beranda cerdas untuk iPhone, sementara Szn fokus mengoordinasikan tugas bisnis lewat satu rangkaian percakapan. Tab memungkinkan pengguna mendelegasikan tugas seperti memesan bahan makanan di iMessage atau WhatsApp, Tomo dapat bergabung langsung dalam percakapan grup, Town berfokus pada tugas profesional, dan Underdog mengutamakan privasi dengan berjalan langsung di perangkat pengguna.
Agen AI Khusus Keluarga, Perjalanan, dan Konten
Fambot hadir sebagai kepala staf bagi keluarga untuk menyatukan jadwal sekolah, kegiatan olahraga, hingga perencanaan makan lewat aplikasi dan SMS. Ohai serta Ollie juga berfokus membantu rumah tangga mengelola arus informasi harian, di mana Ollie telah mengantongi kepatuhan keamanan SOC 2. Orbits turut meramaikan kategori rumah tangga untuk mengurus reservasi dan pengingat tugas keluarga.
Bagi para pelancong, Miso mengombinasikan perencanaan perjalanan berbasis AI dengan dukungan tim khusus melalui iMessage. Di sisi lain, Stanley difokuskan untuk membantu para kreator konten dalam merumuskan ide, membuat teks, serta menjadwalkan unggahan media sosial secara konsisten. Terakhir, Wajo menghadirkan agen bernama Fo yang memiliki identitas sendiri berupa email, nomor telepon, dan kartu pembayaran untuk berinteraksi langsung dengan berbagai pelaku usaha.
Sumber: TechCrunch








