Daftar Isi
Meskipun perayaan Black Friday masih berlangsung bulan depan, LG telah memulai penjualan awal dengan memberikan potongan harga untuk lini televisi OLED C6 dan beberapa perangkat *soundbar* hingga 1 November. Seperti dilaporkan oleh The Verge, televisi berukuran 55 inci saat ini dijual dengan harga terendah sepanjang masa yaitu USD 999,99 atau lebih murah USD 400, dan penawaran ini disamakan oleh Amazon serta Best Buy.
Diskon Ukuran Lain dan Bonus Pembelian
Ukuran lain dari televisi ini juga mendapatkan potongan harga, termasuk model 65 inci yang dipasarkan seharga USD 1.399,99 dengan diskon USD 400 melalui Amazon, Best Buy, dan situs resmi LG. Konsumen yang melakukan pembelian langsung dari LG juga berhak mendapatkan bonus berupa satu unit pengontrol nirkabel Xbox serta sebuah braket dinding gratis.
Peningkatan Performa dan Spesifikasi
Televisi OLED C6 buatan LG menghadirkan sejumlah pembaruan dari seri pendahulunya, C5, termasuk penggunaan prosesor Alpha 11 AI Gen3 yang lebih cepat untuk mengoptimalkan kualitas gambar dan suara, serta layar yang lebih terang. Perangkat ini juga memiliki *refresh rate* yang lebih tinggi mencapai 165Hz untuk pengalaman bermain gim yang lebih mulus dari sebelumnya 144Hz, serta mempertahankan empat porta HDMI 2.1 dengan dukungan AMD FreeSync Premium dan Nvidia G-Sync untuk meredam gangguan *screen tearing*.
Di samping spesifikasi tersebut, C6 tetap mempertahankan karakteristik layar OLED seperti warna hitam yang pekat, warna yang cerah, serta kontras tinggi. Dukungan Dolby Vision dan Dolby Atmos turut disematkan untuk memberikan pengalaman menonton film yang lebih hidup, sementara akses aplikasi bawaan seperti Netflix dan HBO Max serta fitur Google Cast, Apple AirPlay 2, dan Matter melengkapi konektivitas perangkat pintar ini.
Tanggapan Terkait Isu Privasi Data
Di tengah keunggulan spesifikasinya, para peneliti sempat menyuarakan kekhawatiran mengenai cara televisi pintar LG dalam mengumpulkan dan mencatat data pengguna. Menanggapi hal tersebut, pihak LG menyatakan bahwa perangkat televisinya tidak merekam percakapan secara terus-menerus, serta menegaskan bahwa fitur pengenalan suara dan iklan berbasis minat bersifat opsional dan dinonaktifkan secara bawaan.
Sumber: The Verge




