Penggunaan prosesor telepon pintar pada sebuah laptop awalnya dinilai tidak lazim, namun hal tersebut mampu menghasilkan komputer jinjing yang solid dengan harga terjangkau. MacBook Neo hadir sebagai langkah awal Apple menyiasati lonjakan harga memori dan tarif demi mempertahankan opsi perangkat murah, ketika MacBook Air mengalami kenaikan harga drastis.
Kinerja Chip iPhone pada MacBook Neo
Perangkat ini dibekali dengan prosesor A18 Pro yang sebelumnya dirancang untuk iPhone 16 Pro, meskipun mengalami sedikit penyesuaian dengan penurunan jumlah inti pengolah grafis menjadi lima inti. Berdasarkan pengujian dalam ulasan yang dilakukan oleh Engadget, laptop tersebut mampu menjalankan berbagai aplikasi sekaligus seperti peramban web, pemutaran video, penyuntingan foto di Pixelmator Pro, serta gim Oceanhorn 3 tanpa kendala berarti.
Kendati demikian, laptop ini tetap memiliki keterbatasan dalam menangani tugas tingkat lanjut akibat kapasitas RAM sebesar 8GB yang membuatnya lambat saat memproses efek visual khusus pada penyuntingan video 4K. Sejumlah aplikasi dan gim berat juga mensyaratkan penggunaan prosesor seri M demi performa optimal. Selain itu, teknologi porta pada perangkat ini tergolong sangat terbatas karena hanya menyediakan satu porta USB 3 berkecepatan 10Gbps, satu porta USB 2 berkecepatan 480Mbps, serta colokan audio 3,5mm tanpa dukungan aksesori Thunderbolt.
Pertimbangan Menunggu Generasi Berikutnya
Berdasarkan laporan Mark Gurman dari Bloomberg, pembaruan perangkat yang dijadwalkan hadir pada tahun 2027 diprediksi akan meningkatkan spesifikasi perangkat tersebut menggunakan chip A19 Pro serta kapasitas RAM 12GB. Penambahan memori tersebut dinilai dapat mengatasi beberapa kendala yang kerap dialami oleh model saat ini, mengingat kapasitas RAM pada komputer jinjing modern tidak dapat ditingkatkan setelah pembelian.
Faktor masa pakai juga menjadi pertimbangan penting di tengah perkembangan fitur kecerdasan buatan pada sistem operasi macOS yang membutuhkan spesifikasi perangkat keras lebih tinggi. Konsumen yang membutuhkan perangkat Mac segera disarankan untuk mencari model hasil perbaikan jika ingin menghemat pengeluaran, sementara mereka yang memiliki waktu luang dapat menantikan kehadiran perangkat generasi kedua dengan spesifikasi yang lebih mumpuni.








