Promo dan cashback masih menjadi daya tarik dompet digital, tetapi konsumen ternyata lebih mengutamakan kemudahan serta kecepatan transaksi saat memilih layanan untuk membayar menggunakan QRIS. Riset bertajuk E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape yang dilakukan MarkPlus mencatat sebanyak 85,3 persen dari 400 responden menjadikan pembayaran QRIS sebagai fitur dompet digital yang paling sering dipakai.
Faktor Pemilihan Layanan Dompet Digital
Persentase penggunaan QRIS tersebut melampaui metode pembayaran lainnya seperti transfer ke rekening bank atau antar-sesama e-wallet sebesar 77,3 persen, belanja online mencapai 70,8 persen, serta pembelian produk digital sebesar 69 persen. Di antara 341 responden yang sering memakai QRIS, sebanyak 80,8 persen menyatakan proses pembayaran yang mudah dan cepat menjadi pertimbangan utama dalam memilih layanan dompet digital.
Faktor berikutnya yang menjadi pertimbangan responden adalah luasnya penerimaan merchant sebesar 54,4 persen, disusul oleh cashback dan promosi sebesar 51,4 persen. Meskipun bukan lagi faktor utama, promo tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi pengguna.
Data MarkPlus menunjukkan cashback menduduki peringkat pertama sebagai jenis promosi QRIS yang paling diminati oleh responden dengan angka 71,3 persen, sedangkan voucher dipilih oleh 24,3 persen responden.
Tantangan Membangun Loyalitas Jangka Panjang
Chief Marketing Officer MarkPlus Corp (MCorp), Yosanova Savitry, menjelaskan bahwa promosi bisa berfungsi sebagai pintu masuk untuk menggaet konsumen agar memakai layanan pembayaran digital. Kendati demikian, tantangan yang dihadapi oleh penyedia e-wallet bukan sekadar mengejar transaksi pertama, melainkan bagaimana menciptakan loyalitas dan hubungan jangka panjang seperti dilaporkan Inet – Detikcom.
“Dan kalau kita lihat sebenarnya menjadi challenge ini adalah bukan hanya promo untuk jangka pendek, tetapi juga harus membangun loyalitas atau hubungan jangka panjang,” ujar Yosanova dalam sesi pemaparan secara daring dengan sejumlah awak media pada Jumat (23/10/2026).
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak menjatuhkan pilihan pada dompet digital semata-mata karena adanya tawaran promosi. Aspek kecepatan, keamanan, kenyamanan, serta kemudahan tetap memegang peranan yang sangat krusial.
“Jadi percuma juga kalau promonya banyak tapi fitur utama alasan pertimbangannya nggak cepat, nggak nyaman, nggak mudah, walaupun ada promo juga susah,” kata Yosanova.
Ia juga menggambarkan proses QRIS yang sederhana sebagai salah satu alasan utama di balik meluasnya penggunaan metode pembayaran tersebut. “Tinggal scan-scan, bayar, selesai begitu ya. Jadi nggak perlu gesek, nggak perlu ngisi form terlebih dahulu. Sungguh sangat cepat dan mudah,” sebutnya.
Sumber: Inet - Detikcom







