Astronaut beragama Islam, Sultan Al-Neyadi, pernah membagikan potret Ka’bah yang diabadikan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2023. Gambar pemandangan dari angkasa tersebut diambil tepat ketika momen ibadah haji berlangsung di Makkah.
Melalui unggahan di media sosialnya, Al-Neyadi menjelaskan bahwa jemaah haji sedang menjalankan rangkaian wukuf di Padang Arafah sewaktu ia mengabadikan foto tersebut. Seperti dilaporkan CNBC Indonesia, ia turut menyertakan pesan yang ditujukan kepada seluruh masyarakat dunia.
Pesan Persatuan dan Refleksi
Melalui tulisan pada unggahannya, Al-Neyadi berharap pesan tersebut mampu memberi inspirasi bagi setiap orang untuk terus memelihara kasih sayang dan kerendahan hati.
“Hari ini adalah Hari Arafat, sebuah hari penting dalam ibadah Haji, mengingatkan kita bahwa iman bukan hanya soal keyakinan, tetapi dalam bentuk tindakan dan refleksi,” kata Al-Neyadi.
“Semoga ini menginspirasi kita untuk berjuang demi kasih, kerendahan hati, dan persatuan,” sambungnya.
Ucapan Tahun Baru Hijriah dari Antariksa
Tidak hanya mengabadikan momen haji, astronaut NASA tersebut juga sempat memotret kemunculan bulan sabit pertama penanda dimulainya Tahun Baru Hijriah dari stasiun luar angkasa. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus membagikan harapan agar momen itu menjadi awal baru untuk berkembang.
“Bersama dengan awal tahun baru Hijriah, saya ingin mengingatkan bahwa setiap momen adalah senja dari awal yang baru, kesempatan untuk tumbuh dan bertualang. Semoga tahun kalian penuh dengan berkah, kebahagiaan, dan penemuan hal baru,” ia menuliskan.
Selain Al-Neyadi, catatan penerbangan antariksa juga merekam nama Pangeran Sultan bin Salman Al-Saud dari Arab Saudi sebagai astronaut yang menjalankan misi ke luar angkasa pada bulan Ramadan tahun 1985.





