Perusahaan teknologi Meta dilaporkan sedang mengembangkan robot humanoid bernama Max yang diproyeksikan untuk membantu berbagai aktivitas di rumah. Langkah ini menandai perluasan lini bisnis perusahaan ke sektor robotika dan kecerdasan buatan.
Kolaborasi dan Spesifikasi Robot Max
Seperti dilaporkan oleh Liputan6.com, informasi mengenai pengembangan Max pertama kali diungkap oleh The Information berdasarkan keterangan sejumlah sumber internal. Dalam pengembangannya, Meta menggandeng perusahaan robotika asal China, Fourier.
Proses perakitan prototipe pertama dilaporkan selesai dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Robot ini memiliki tinggi badan mencapai 1,5 meter dengan berat badan kurang lebih 48 kilogram.
Bagian fisik robot dilengkapi dengan pengeras suara internal serta layar yang mampu memvisualisasikan ekspresi wajah. Selain itu, bagian tangan robot dirancang agar sanggup menggenggam benda-benda berukuran kecil.
Sistem komputasi robot ini ditenagai oleh chip NVIDIA Jetson Thor yang memang dikhususkan untuk menangani pengoperasian perangkat kecerdasan buatan dan robotika. Meta juga telah mulai menggarap versi penerusnya, yakni Max 2, sejak September 2026 dengan rencana pembaruan pada struktur tubuh dan tangan.
Versi kedua tersebut rencananya akan dibekali tambahan sensor serta proyektor agar robot memiliki kemampuan navigasi yang lebih baik untuk mengenali lingkungan sekitar dan menaiki tangga. Kendati demikian, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal rilis, banderol harga, maupun ketersediaan produk bagi konsumen umum.
Fokus Riset dan Ekspansi Teknologi Robotika
Laporan tersebut belum memuat perincian mengenai jenis pekerjaan rumah tangga apa saja yang sudah berhasil diselesaikan oleh robot Max. Sejauh ini, informasi yang beredar masih berfokus pada spesifikasi fisik, perangkat pendukung, serta peta jalan pengembangan teknologi.
Dengan demikian, kemampuan robot tersebut masih harus diposisikan sebagai tahap riset teknologi dan belum siap diaplikasikan secara mandiri untuk keperluan rumah tangga sehari-hari. Ambisi Meta dalam terjun ke ranah robotika sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2025 melalui pembentukan tim khusus perangkat keras dengan visi membantu pekerjaan rumah.
Rangkaian ekspansi tersebut berlanjut pada Mei 2026 ketika Meta resmi mengakuisisi perusahaan rintisan Assured Robot Intelligence (ARI) yang berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan untuk robot. Perusahaan rintisan itu memiliki keahlian khusus di bidang teknologi kendali robot humanoid serta sistem pembelajaran mandiri.






