INTERNET

Mencari Peramban Baru Setelah Arc Resmi Ditutup

Mencari Peramban Baru Setelah Arc Resmi Ditutup

Buletin The Verge edisi Installer hadir kembali dengan berbagai rekomendasi teknologi terbaru, mulai dari gawai hingga perangkat lunak. Topik utama pekan ini menyoroti peramban Arc yang segera ditutup, memaksa para pengguna untuk mulai mencari alternatif pengganti.

Akhir Perjalanan Peramban Arc

Kabar buruk bagi para pengguna peramban Arc karena aplikasi tersebut akan segera ditutup. Keputusan ini sebenarnya sudah diprediksi sejak lama setelah The Browser Company meninggalkan Arc dua tahun lalu demi fokus pada aplikasi berbasis kecerdasan buatan, Dia, yang membuat Arc berada dalam mode pemeliharaan. Menjelang perayaan Natal, aplikasi tersebut bahkan tidak akan bisa digunakan sama sekali.

Situasi ini membuat banyak pengguna kebingungan dan harus mencari peramban lain di tengah membanjirnya aplikasi baru di pasaran. Sejumlah opsi peramban alternatif kini sedang diuji coba oleh pengulas dari The Verge untuk menemukan pengganti yang sepadan.

Daftar Alternatif Peramban yang Diuji

Beberapa peramban menjadi sorotan utama dalam pencarian pengganti Arc, di antaranya adalah Dia yang kini mengusung fitur-fitur terbaik Arc serta fitur kecerdasan buatan yang mudah dinonaktifkan. Selain itu, ada Zen yang merupakan tiruan dari Arc namun berjalan menggunakan mesin Gecko milik Mozilla, sehingga mengurangi pengaruh Google.

Pilihan lainnya mencakup Orion yang terintegrasi mulus dengan Kagi dan dikenal ramah sumber daya, Vivaldi yang sangat dapat disesuaikan meski terasa agak rumit, Helium sebagai peramban minimalis tanpa banyak fitur tambahan, hingga Firefox beserta beberapa variannya seperti Waterfox dan Floorp. Brave juga masuk dalam daftar karena keunggulannya dalam hal privasi, sementara untuk perangkat seluler, Quiche menjadi peramban pilihan utama di perangkat iOS.

Sumber: The Verge

Mungkin Anda Suka