Perusahaan induk Google, Alphabet, menyatakan bahwa investasi besar pada teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memicu peningkatan signifikan dalam jumlah pencarian tahun-ke-tahun. Hal ini disampaikan dalam laporan pendapatan kuartal ketiga tahun 2026 yang dirilis hari ini.
Pertumbuhan Pencarian Tertinggi dalam Lima Tahun
CEO Google, Sundar Pichai, mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa investasi perusahaan pada AI menjadi pendorong utama pertumbuhan kueri pencarian secara keseluruhan, termasuk untuk kueri komersial. Menurut Pichai, tingkat pertumbuhan kueri tahun-ke-tahun saat ini merupakan yang tertinggi yang pernah dicapai perusahaan dalam lima tahun terakhir.
Secara finansial, Alphabet mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar 127,6 miliar dolar AS pada kuartal tersebut, yang menunjukkan kenaikan 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan dari segmen “Google Search & other” tercatat naik 12 persen secara tahunan. Sementara itu, pendapatan Google Cloud mengalami lonjakan drastis sebesar 103 persen menjadi 30,7 miliar dolar AS. Selain itu, Alphabet mengumumkan bahwa jumlah pelanggan YouTube Music dan Premium secara global telah melampaui 150 juta pengguna, meskipun angka tersebut mencakup mereka yang masih dalam masa uji coba.
Deretan Inovasi dan Perubahan Strategis
Laporan keuangan ini menyusul kuartal yang sangat sibuk bagi Google. Perusahaan telah meluncurkan model kecerdasan buatan Gemini 4 Argon secara luas pada bulan ini dan mencatat pencapaian lebih dari 1 miliar pengguna bulanan untuk layanan Gemini.
Selain pengembangan perangkat lunak, Google juga memperkenalkan lima laptop Googlebook pertama, menaikkan harga Google TV Streamer, serta mengubah nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook. Di sektor perangkat keras, perusahaan meluncurkan lini ponsel pintar Pixel 11, jam tangan pintar Pixel Watch terbaru, serta mengumumkan kehadiran Pixel Tag yang akan datang.
Di sisi internal, Google juga melakukan perombakan besar pada jajaran pimpinan AI-nya. Salah satu perubahan penting adalah transisi mantan pemimpin DeepMind, Demis Hassabis, yang kini menempati posisi sebagai ketua (chair role).







