Instagram kembali bereksperimen dengan konten video berdurasi panjang untuk mendorong penggunanya menyaksikan siniar dan video lainnya di layar televisi. Seperti dilaporkan Engadget, platform milik Meta tersebut sedang menguji format video horizontal baru bertajuk “features” yang mendukung durasi klip hingga 90 menit.
Sasar Komedian dan Podcaster
Pada tahap awal, akses pembuatan konten berdurasi panjang ini masih terbatas bagi sebagian kecil kreator yang memiliki kesepakatan individu dengan Meta. Menurut laporan The Hollywood Reporter, sasaran utama perusahaan saat ini adalah para komedian dan podcaster. Tayangan horizontal tersebut tetap dapat diakses di aplikasi Instagram seluler, namun Meta berharap format ini mampu menarik lebih banyak pengguna ke aplikasi khusus TV mereka.
Dalam sebuah video, Kepala Instagram Adam Mosseri sempat mengutarakan kekhawatirannya bahwa durasi yang lebih panjang dapat mengikis keterlibatan pengguna pada konten berdurasi pendek. Kendati demikian, ia berharap hadirnya video panjang justru dapat saling melengkapi dan menjadi “symbiotic” dengan konten pendek. Sebagai gambaran, pengguna yang menonton potongan klip podcast di Reels dapat melanjutkan menyaksikan episode penuhnya melalui layar TV.
Perluasan ke Perangkat TV dan Strategi Iklan
Langkah ini merupakan kelanjutan dari strategi Instagram di perangkat televisi. Setelah menghadirkan aplikasi TV pertamanya untuk Fire TV tahun lalu, Instagram kini menambah ketersediaannya di Apple TV, menyusul dukungan yang sudah ada pada perangkat Samsung dan Google TV. Aplikasi TV ini juga diperluas untuk mendukung unggahan Stories, siaran langsung, hingga fitur “series” yang memungkinkan kreator menghubungkan beberapa video pendek menjadi konten berformat episode.
Inisiatif ini menjadi upaya terbaru Meta untuk menyaingi YouTube sekaligus menggaet jenis konten yang berpotensi mendatangkan kesepakatan iklan lebih bernilai. Meta mengungkapkan kepada The Hollywood Reporter bahwa mereka berencana membantu para kreator menemukan mitra merek apabila belum memiliki kerja sama iklan.
Upaya bersaing dengan YouTube ini bukan yang pertama bagi Meta. Pada 2018, Meta pernah meluncurkan aplikasi terpisah bernama IGTV untuk video berdurasi panjang, namun platform tersebut ditutup pada 2022 karena sepi peminat. Mengenai uji coba terbaru ini, Mosseri menyampaikan bahwa langkah Instagram mendorong konten video panjang kemungkinan bakal “take some time to get right”, tetapi menegaskan bahwa Meta “very committed to it long term.”







