Platform bursa kripto lokal Indodax mengambil langkah pencegahan dengan menghentikan sementara layanan setoran dan penarikan dana. Keputusan ini diambil setelah perusahaan mendeteksi adanya peningkatan upaya serangan siber pada sistem mereka.
Evaluasi dan Mitigasi Keamanan
CEO sekaligus Co-Founder Indodax William Sutanto menyatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk menyetop seluruh transaksi sementara waktu sambil melakukan pemeriksaan situasi. Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai respons cepat atas potensi ancaman yang terdeteksi.
William menjelaskan melalui akun X miliknya pada Kamis (29/10) bahwa tim teknis sedang menjalankan evaluasi dan mitigasi, serta berjanji akan membuka kembali layanan deposit dan penarikan setelah situasi dipastikan aman.
Berdasarkan laporan Crowdfund Insider seperti dikutip oleh CNN Indonesia, tim teknis Indodax saat ini terus bekerja mengatasi potensi ancaman tersebut hingga seluruh sistem berada dalam kondisi yang aman untuk beroperasi kembali.
Keamanan Saldo Pengguna
William menegaskan bahwa aset milik para pengguna tetap terlindungi dengan baik. Pihaknya menyatakan belum menemukan adanya aktivitas penarikan dana tanpa izin, dan hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan indikasi kebocoran maupun peretasan data.
Melalui akun Instagram resminya, pihak perusahaan juga mengonfirmasi bahwa deposit dan penarikan ditiadakan sementara selama proses pemeliharaan sistem berlangsung.
Perusahaan memastikan bahwa saldo Rupiah serta seluruh aset kripto milik pengguna tetap berada dalam keadaan aman selama masa pemeliharaan sistem tersebut.








