KEUANGAN

IHSG Melonjak 4,9 Persen Meski Asing Net Sell Rp1,28 T

IHSG Melonjak 4,9 Persen Meski Asing Net Sell Rp1,28 T

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 4,90 persen sepanjang pekan perdagangan 19 hingga 23 Oktober 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan positif ini terjadi di tengah kenaikan tekanan jual oleh investor asing.

Kinerja Perdagangan Saham Sepekan

Pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026), IHSG berada di level 5.439,258, naik dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang berada pada posisi 5.185,105. Laju indeks ini didukung oleh kenaikan rata-rata nilai transaksi harian sebesar 25,42 persen menjadi Rp20,34 triliun dari sebelumnya Rp16,22 triliun.

Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian tumbuh 13,80 persen dari 1,72 juta kali menjadi 1,95 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI turut menguat 4,66 persen menjadi Rp9.583 triliun dari pekan sebelumnya sebesar Rp9.157 triliun. Namun, rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan 9,39 persen menjadi 39,96 miliar saham dari pekan lalu sebesar 44,10 miliar saham.

Catatan Aksi Jual Investor Asing

Meskipun IHSG menguat, BEI mencatat pasar masih tertekan aksi jual bersih (net foreign sell) oleh investor asing sebesar Rp1,28 triliun pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Seperti dilaporkan detikcom, angka kumulatif nilai jual bersih investor asing sepanjang tahun 2026 kini telah menyentuh Rp94,87 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI Elsierra Putri Yosita menyampaikan perincian data transaksi tersebut dalam keterangan resminya pada Sabtu (24/10/2026). “Pada Jumat (23/10), investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 1,28 triliun. Secara kumulatif sepanjang 2026 hingga periode pelaporan, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp 94,87 triliun,” ujar Elsierra.

Mungkin Anda Suka