Harga emas batangan yang dipasarkan di Pegadaian menunjukkan pergerakan bervariasi pada Jumat, 6 November 2026. Di antara produk Galeri24, Antam, dan UBS, tercatat hanya harga emas Antam yang mengalami kenaikan hingga menembus angka Rp 2,6 juta per gram.
Pergerakan Harga Emas di Pegadaian
Berdasarkan pantauan pada pukul 10.55 WIB, harga emas Antam naik sebesar Rp 8.000 menjadi Rp 2.604.000 per gram dari posisi sebelumnya di angka Rp 2.596.000 per gram. Kenaikan ini menempatkan emas Antam sebagai produk dengan harga tertinggi di antara ketiganya.
Sebaliknya, harga emas Galeri24 mengalami koreksi turun sebesar Rp 11.000 menjadi Rp 2.507.000 per gram dari harga perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp 2.518.000 per gram. Penurunan serupa juga dialami oleh produk emas UBS yang susut Rp 25.000 menjadi Rp 2.540.000 per gram dari Rp 2.565.000 per gram.
Pegadaian menyediakan berbagai pilihan ukuran berat untuk setiap produk logam mulia tersebut. Galeri24 tersedia mulai dari ukuran 0,5 gram sampai 1.000 gram, UBS menawarkan berat dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan Antam dipasarkan hingga ukuran 100 gram. Rincian harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan pembaruan dari pihak Pegadaian.
Kondisi Pasar Emas Dunia
Di pasar global, harga emas mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada Kamis, 5 November 2026. Lonjakan ini didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS setelah penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi. Investor saat itu juga tengah menantikan data ketenagakerjaan AS sebagai petunjuk kebijakan suku bunga.
Mengutip CNBC, harga emas di pasar spot sempat naik 1 persen menjadi US$ 4.100,27 per ons setelah menyentuh level tertinggi di US$ 4.146,63 per ons. Direktur High Ridge Futures, David Meger, menyatakan bahwa meredahnya harga energi membawa harapan berkurangnya kekhawatiran inflasi sehingga kebutuhan menaikkan suku bunga di masa depan mungkin berkurang. Sementara itu, pelaku pasar melalui perangkat FedWatch CME melihat peluang 66 persen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada Desember.
Pedagang logam independen, Tai Wong, menuturkan bahwa data ketenagakerjaan yang belakangan ini fluktuatif bisa membuat harga emas rentan jika angka yang muncul lebih kuat dari perkiraan. Di sektor logam mulia lainnya, harga perak tercatat stabil di angka US$ 52,23 per ons, platinum naik 1,6 persen menjadi US$ 1.520,75, dan paladium meningkat 3,8 persen ke posisi US$ 1.042,24 per ons.







