SMARTPHONE

Cara Hemat Baterai iPhone Tanpa Harus Tutup Aplikasi

Cara Hemat Baterai iPhone Tanpa Harus Tutup Aplikasi
Daftar Isi
  1. Mengatur Latar Belakang dan Lokasi Aplikasi
  2. Menyesuaikan Pengaturan Layar
  3. Memanfaatkan Fitur Daya Baterai

Daya tahan baterai iPhone sering kali menjadi perhatian utama para pengguna meskipun Apple telah menyematkan berbagai fitur manajemen daya. Kebiasaan menutup aplikasi yang tidak digunakan ternyata tidak membuat ponsel mengonsumsi lebih sedikit daya, namun ada banyak cara lain untuk memperpanjang umur baterai tanpa harus menutup aplikasi.

Mengatur Latar Belakang dan Lokasi Aplikasi

Aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat menguras daya ketika tidak digunakan secara aktif. Fitur Background App Refresh memungkinkan aplikasi mengambil data dari internet dan memperbarui diri saat ditangguhkan, sehingga mematikannya dapat menghemat daya. Selain itu, pengguna dapat mengatur akses layanan lokasi pada pengaturan masing-masing aplikasi agar hanya aktif saat aplikasi tersebut digunakan.

Menyesuaikan Pengaturan Layar

Apple menyarankan dua langkah awal untuk menghemat baterai, yaitu mengatur kecerahan layar ke tingkat terendah secara manual atau mengaktifkan fitur kecerahan otomatis. Apple juga menganjurkan agar pengguna selalu mengaktifkan sambungan Wi-Fi karena terhubung ke jaringan seluler membutuhkan lebih banyak daya dibandingkan jaringan Wi-Fi.

Pengguna juga dapat menonaktifkan fitur Always-On Display yang memberikan beban konstan pada baterai. Mengaktifkan Dark Mode turut menghemat daya pada ponsel berlayar OLED karena layar akan mematikan piksel berwarna hitam. Selain itu, opsi Limit Frame Rate dapat menurunkan laju penyegaran layar dari 120 Hz menjadi 60 Hz untuk mengurangi aktivitas layar sepanjang hari.

Memanfaatkan Fitur Daya Baterai

iPhone menyediakan pengaturan khusus untuk menangani pengisian daya dan konsumsi daya secara langsung. Fitur Adaptive Power menganalisis pola penggunaan untuk menyesuaikan kecerahan layar dan data latar belakang guna mengurangi pemborosan baterai. Sementara itu, Low Power Mode memaksa perubahan serupa namun berdampak lebih besar pada kinerja ponsel, dan fitur ini akan aktif secara otomatis pada level baterai 20 persen jika Adaptive Power diaktifkan.

Untuk mencegah penurunan kesehatan baterai seiring berjalannya waktu, pengguna dapat mengaktifkan fitur Optimized Charging yang menghentikan pengisian pada 80 persen hingga daya tersebut benar-benar dibutuhkan. Pengguna juga bisa menetapkan batasan pengisian daya secara mandiri agar baterai tidak pernah penuh seratus persen. Menjaga kapasitas baterai tetap berada di kisaran 20 persen hingga 80 persen terbukti mampu memperpanjang masa pakai baterai secara signifikan.

Mungkin Anda Suka