EKONOMI

Korban PHK Capai 72 Ribu Orang, Jawa Barat Tertinggi

Korban PHK Capai 72 Ribu Orang, Jawa Barat Tertinggi
Daftar Isi
  1. Data Korban PHK Nasional
  2. Sektor Terdampak di Jawa Barat
  3. Daftar Provinsi Penyumbang PHK Terbesar

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat lebih dari 72 ribu orang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari awal tahun hingga akhir Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai penyumbang angka PHK terbesar di Indonesia.

Data Korban PHK Nasional

Berdasarkan data yang tercatat pada sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan dihimpun Kementerian Ketenagakerjaan, terdapat 72.336 orang tenaga kerja yang melaporkan terkena PHK sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Dari total tersebut, sekitar 20,31 persen atau sebanyak 14.694 orang berasal dari Provinsi Jawa Barat.

Keterangan resmi dalam website Satu Data Kemnaker pada Minggu (8/11/2026) menyebutkan bahwa tenaga kerja terkena PHK paling banyak menurut provinsi domisili tenaga kerjanya pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat yaitu sekitar 20,31 persen.

Selain Jawa Barat, Provinsi Banten juga menyumbang angka PHK yang cukup besar dengan 8.649 orang. Posisi berikutnya ditempati oleh Jawa Tengah dengan total laporan mencapai 6.860 orang.

Data dalam enam bulan terakhir masih bersifat dinamis dan dapat terus mengalami pembaruan. Hal tersebut dikarenakan tenaga kerja yang mengalami PHK masih mempunyai kesempatan mengajukan klaim hingga batas waktu enam bulan terhitung sejak tanggal PHK.

Sektor Terdampak di Jawa Barat

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka atau Kim Agung, menjelaskan bahwa angkatan kerja di Jawa Barat memang merupakan yang tertinggi. Sebelumnya, pada bulan sebelumnya, wilayah ini juga mencatatkan angka pemutusan hubungan kerja tertinggi di Indonesia dengan total 13.044 pekerja.

Kim Agung menuturkan kepada detikJabar bahwa industri garmen dan otomotif menjadi sektor yang paling terdampak oleh gelombang PHK di Jawa Barat. Kondisi ini dipicu oleh dinamika global yang memengaruhi tingkat permintaan pesanan, khususnya bagi sektor industri padat karya.

Dia menjelaskan bahwa industri garmen banyak bergantung pada pesanan dan bersifat padat karya, sehingga perusahaan terpaksa melakukan efisiensi ketika pesanan mengalami penurunan. Sebagai contoh, ia menyebut kasus PT Namnam Fashion Industries di Cimahi yang sempat viral melakukan efisiensi akibat merosotnya jumlah pesanan.

Daftar Provinsi Penyumbang PHK Terbesar

Berikut adalah daftar lima provinsi dengan jumlah laporan korban PHK terbesar berdasarkan data Kemenaker:

  • Jawa Barat: 14.694 orang
  • Banten: 8.649 orang
  • Jawa Tengah: 6.860 orang
  • Jawa Timur: 6.574 orang
  • DKI Jakarta: 5.360 orang

Mungkin Anda Suka