INTERNET

Pendapatan AI Indosat Tembus Rp900 Miliar dalam 9 Bulan

Pendapatan AI Indosat Tembus Rp900 Miliar dalam 9 Bulan

Bisnis kecerdasan buatan atau AI yang dikembangkan oleh PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Laporan keuangan perusahaan mencatat lonjakan pendapatan hampir dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Lonjakan Pendapatan dan Proyeksi Bisnis AI

Berdasarkan laporan keuangan terbaru seperti dilansir CNBC Indonesia, Indosat membukukan pendapatan AI Cloud sebesar US$50 juta atau setara dengan Rp906 miliar dalam kurun waktu sembilan bulan pada tahun 2026. Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan perolehan sepanjang tahun 2025 yang berada di angka US$28 juta atau sekitar Rp508,2 miliar.

Pada paruh pertama tahun 2026, pendapatan dari sektor ini tercatat mencapai US$33 juta atau Rp599 miliar. Perusahaan optimis dapat menutup tahun ini dengan mengantongi pendapatan total sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,8 triliun dari lini bisnis AI.

Selain itu, laporan keuangan tersebut juga memaparkan bahwa pendapatan tahunan berdasarkan kontrak yang berlaku mulai tahun 2027 diproyeksikan melampaui US$300 juta atau Rp5,4 triliun.

Ekspansi Infrastruktur dan Indosat Intelligence Suite

Indosat dijadwalkan memiliki kapasitas komputasi AI sebesar 200 MW pada semester pertama tahun 2027. Guna mendukung ekspansi infrastruktur AI tahap awal sebesar 100 MW, perusahaan telah menyiapkan fasilitas pinjaman berjangka hingga US$3,1 miliar atau Rp56,2 triliun.

Perusahaan turut memperkenalkan platform Indosat Intelligence Suite yang dirancang untuk menghadirkan kecerdasan bagi berbagai pihak sekaligus membuka keran sumber pendapatan baru. Platform ini menggabungkan lebih dari 300 model AI yang dimanfaatkan oleh sektor perbankan, perusahaan asuransi, perdagangan elektronik, telekomunikasi, hingga instansi pemerintah.

Penyedia model AI tersebut berasal dari tingkat global serta berbagai laboratorium open-source. Sementara itu, jajaran mitra perusahaan meliputi operator telekomunikasi, penyedia GPUaaS, serta platform yang memasarkan kembali token AI.

Secara keseluruhan, total pendapatan Indosat selama sembilan bulan pada tahun 2026 menyentuh angka Rp45,8 triliun, yang menunjukkan kenaikan sebesar 11 persen dari periode tahun sebelumnya. Perolehan EBITDA perusahaan tercatat sebesar Rp21,1 triliun atau bertambah 9 persen dibanding tahun lalu.

Mungkin Anda Suka