Kehadiran sebuah game berskala besar kerap mengubah rutinitas para penggemar, termasuk cara mereka merencanakan jadwal harian. Antusiasme tinggi menyambut peluncuran permainan baru kini mulai berdampak langsung pada pola pengajuan cuti kerja di Amerika Serikat.
Lonjakan Pengajuan Cuti Kerja
Seperti dilaporkan IGN Southeast Asia, permintaan izin tidak masuk kerja untuk tanggal peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA 6) melonjak sekitar 9 persen hingga 17 persen. Angka tersebut melampaui rata-rata historis pada hari yang sama dari tahun-tahun sebelumnya.
Data kenaikan tersebut dihimpun oleh perusahaan penyedia layanan manajemen sumber daya manusia, BambooHR. Platform tersebut mencatat pengajuan cuti berbayar atau paid time off (PTO) dari jutaan tenaga kerja aktif di Amerika Serikat.
Peningkatan permohonan izin paling terlihat pada Kamis, 19 November 2026, yang bertepatan dengan hari perilisan resmi GTA 6. BambooHR mencatat data dari lebih dari 3,4 juta karyawan aktif di berbagai sektor di Amerika Serikat.
Antusiasme Terhadap Seri Legendaris
Meskipun cakupan data dari BambooHR sangat luas, pihak pengelola menyatakan angka tersebut tidak merinci alasan spesifik setiap pegawai atau memastikan mereka mengambil cuti semata-mata untuk bermain game.
Game garapan Rockstar Games ini dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk perangkat konsol PlayStation 5 serta Xbox Series X/S. GTA 6 menjadi salah satu judul yang paling dinantikan publik mengingat statusnya sebagai penerus GTA V yang rilis pada 2013.
Kenaikan permohonan cuti sebesar 9 persen hingga 17 persen ini merepresentasikan perbandingan dengan pola historis tahun-tahun sebelumnya, bukan persentase total keseluruhan pekerja yang dipastikan mengambil libur khusus untuk bermain game.








